Proyek Strategis Jatim yang Diajukan ke Jokowi Diusulkan Dapat Dana Alokasi Khusus

Kompas.com - 17/07/2019, 19:59 WIB
Wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menerima tamu ketika digelar open house di rumah induk keluarga besar Dardak di Trenggalek (07/06/2019)KOMPAS.com/SLAMET WIDODO Wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menerima tamu ketika digelar open house di rumah induk keluarga besar Dardak di Trenggalek (07/06/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak mengaku sedang mengawal 3 proyek strategis di Jawa Timur.

Ketiga proyek tersebut, kata dia, sudah diusulkan untuk mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN 2019.

Ketiga proyek strategis itu, lanjut Emil, berupa pengembangan sarana transportasi publik, mau pun barang dan jasa di wilayah Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbangkertasusila), pengembangan wisata di Bromo-Tengger-Semeru (BTS), dan proyek refinery di Kabupaten Tuban.


Baca juga: Diundang Rapat di Istana, Khofifah Ajukan Tiga Proyek ke Jokowi

"3 proyek itu sudah diusulkan Gubernur Jawa Timur kepada Presiden Jokowi di Istana Negara Juni lalu. Awal pekan lalu, saya juga diundang rapat di Jakarta untuk membahas usulan 3 proyek strategis Jatim," kata Wagub Emil, Rabu (17/7/2019).

Di wilayah Gerbangkertasusila, kata dia, Pemprov Jawa Timur berupaya menggairahkan geliat perekonomian melalui pembangunan infrastruktur Lintas Rel Terpadu (LRT), bus, dan angkutan kota, untuk menunjang angkutan publik mau pun barang.

"Reaktifasi rel kerata api di wilayah megapolitan Gerbangkertasusila juga akan dilakukan untuk menunjang operasional kereta komuter," ujar dia.

Pembangunan transportasi publik, barang dan jasa yang terintegrasi di Gerbangkertasusila, kata mantan Bupati Trenggalek itu, disebut akan mendukung proyek strategis berikutnya yakni pembangunan kilang minyak di Kabupaten Tuban yang kontruksi fisiknya akan dibangun tahun depan.

Baca juga: Warga Jatim Diimbau Jauhi Bangunan Rusak Akibat Gempa Bali

Proyek strategis selanjutnya adalah pengembangan kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru (BTS) yang meliputi wilayah Malang, Probolinggo, Lumajang, Pasuruan.

"Infrastruktur transportasi penunjang menuju dan dari BTS akan dikembangkan," terang dia.

Seperti pembangunan jalan tol Malang-Kepanjen, pengurukan kedalaman dermaga di Pelabuhan Tanjung Tembaga agar bisa disandari kapal pesiar, pelebaran ruas jalan Dampit-Lumajang, hingga menjadikan Bandara Abdulrahman Saleh menjadi bandara internasional. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X