Warga Klaten Laporkan Penipuan Investasi Jamu Herbal yang Rugikan Miliaran Rupiah

Kompas.com - 15/07/2019, 15:26 WIB
Warga mendatangi Polres Klaten untuk melaporkan dugaan penipuan bermodus investasi jamu herbal yang mereka alami, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWarga mendatangi Polres Klaten untuk melaporkan dugaan penipuan bermodus investasi jamu herbal yang mereka alami, Senin (15/7/2019).

Seharusnya Suparmi menerima hasil keuntungan dari investasi jamu herbal pada 11 Juli 2019. Namun, bukannya menerima keuntungan, perusahaan jamu tersebut sudah ditutup.

"Saya rugi Rp 8 juta. Karena baru masuk kemudian perusahaannya tutup," kata Suparmi.

Baca juga: Cerita Nenek 72 Tahun Gagalkan Aksi Penipuan, Korban Terseret 20 Meter dan Pelaku Tiba-tiba Tewas

Warga lainnya, Tugiman, ikut mendaftar menjadi mitra kerja di perusahaan invetasi jamu herbal sejak Februari 2019. Warga Kringinan RT 004/ RW 004, Desa Kajen itu mengambil paket A senilai Rp 8 juta.

"Awal-awal itu lancar tidak ada permasalahan. Karena saya sudah menerima hasil keuntungan setiap minggunya," kata dia.

Tugiman lantas kembali mengambil paket A untuk yang kedua pada April 2019. Namun, baru berjalan tiga bulan, perusahaan investasi jamu herbal tersebut tutup. Bahkan, kata dia pemimpin perusahaan investasi jamu herbal tersebut telah melarikan diri.

Kapolres Klaten AKBP Aries Andi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan dugaan penipuan berkedok investasi jamu herbal PT Krishna Alam Sejahtera.

Menurut Aries, korban dugaan penipuan investasi jamu herbal tersebut mencapai ribuan orang dengan jumlah kerugian sekitar Rp 17 miliar.

"Tim sudah bekerja dan fokus kita sesegera mungkin melakukan penangkapan terhadap pelaku," kata Aries.

Baca juga: Polisi: Korban Penipuan Arisan Fiktif di Solo Bisa Bertambah...

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X