KNKT: Tangki Helikopter yang Jatuh di Lombok Tengah Ditemukan Kosong

Kompas.com - 15/07/2019, 14:36 WIB
KNKT saat melakukan pemeriksaan di lokasi TKP tempat jatuhnya helikopter di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/IDHAM KHALID KNKT saat melakukan pemeriksaan di lokasi TKP tempat jatuhnya helikopter di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Senin (15/7/2019).

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) menemukan tanki dalam keadaan kosong pada helikopter yang jatuh di Dusun Gilik, Desa Kawo, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (14/7/2019) pukul 14.30 Wita kemrin.

"Kebetulan kami melihat tadi, tangkainya kosong, tapikan kita perlu teliti kenapa kosong," Kata Masruri selaku Tim Investigasi Kecelakaan Pesawat, pada Senin (15/7/2019)

Dia menerangkan, sejauh ini masih melakukan pengumpulan bukti-bukti untuk dapat memastikan penyebab dari kecelakaan helikopter tersebut, dan belum bisa memastikan penyebab dari kecelakaan tersebut.

"Kami sedang mengumpulkan data di pesawat maupun data di kantor yang bisa membantu kami untuk membuktikan penyebab dari kecelakaan ini, jadi belum bisa kita temukan,"  kata Masruri usai mengecek kondisi badan heli. 


Baca juga: Cerita Warga yang Jauh-jauh Datang ke Lokasi Helikopter Jatuh Untuk Selfie...

Untuk kegiatan investigasi kecelakaan helikopter hari ini, KNKT dibantu dari  Dinas Perhubungan Negara, dan pihak otoritas Bandara Lombok Internasional (LIA)

Masruri menyebutkan, untuk saat ini masih belum meminta keterangan kepada pilot heli, karena pilot masih dalam keadaan trama.

"Untuk pilotnya, kami belum melakukan pemeriksaan, dikarenakan kondisinya, masih kurang baik," Ungkap Masruri.

Sempat hilang kontak

Seperti diberitakan sebelumnya, helikopter yang diketahui milik PT Carpediem Air type BELL 260 L4/PK CDV dengan rute Ungasan- Lombok International Airport-Labuan Bajo-Lombok International Airport-Ungasan, disebutkan sempat hilang kontak sebelum melakukan pendaratan darurat.

Baca juga: Helikopter yang Jatuh di Lombok Sempat Kehilangan Kontak Saat Dekat Bandara

"Dari teman-teman di tower menginformasikan, memang sempat kehilangan kontak, sehingga kami melakukan respon terhadap evakuasi," kata General Manager Angkasa Pura l Lombok International Airport (LIA) Jati Nugroho, Minggu (14/7/2019) malam.

Helikopter sempat kehilangan kontak sekitar pukul 14.03 Wita. Helikopter hilang kontak tidak jauh dari area bandara, sekitar 4 kilometer dari pagar.

Semula heli ini take off dari Ungasan Bali dan mendarat pada pukul 08:23 Wita di bandara Lombok, kemudian take off kembali menuju Labuan Bajo pada pukul 8.50 Wita.

Dikabarkan sebelumnya, heli jatuh di sebuah lahan sawah milik warga atas nama Junaidi di Dusun Gilik, Desa Kawo, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (14/7/2019) pukul 14.30 Wita.

Investigasi terkait penyebab jatuhnya heli tersebut dilakukan Senin (15/7/2019) ini.

Baca juga: Helikopter Jatuh di Lombok Tengah, Pilot dan Penumpang Selamat

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X