Asa Bagi Suami Istri Patah Kaki di Flores: Mukjizat dan Kebaikan Itu Ada...

Kompas.com - 13/07/2019, 08:57 WIB
Foto : Quido Van Areso dan Yoventa Timbu menangis saat menerima kursi roda dari Polda NTT di halaman Polres Sikka, Rabu (10/7/2019).  Nansianus TarisFoto : Quido Van Areso dan Yoventa Timbu menangis saat menerima kursi roda dari Polda NTT di halaman Polres Sikka, Rabu (10/7/2019). 
Editor Rachmawati

Karena patah kaki mereka tidak bisa bekerja dan tidak memiliki biaya untuk berobat ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kaki mereka. Untuk berdiri keduanya harus menggunakan bantuan tongkat kayu.

Lebih memprihatinkan lagi, kondisi Yoventa Timbu sedang hamil 8 bulan.

Sehari-hari mereka hanya duduk di gubuk dan mengandalkan bantuan dari tetangganya untuk memenuhi kebutuhan makan.

Secara bergantian tetangga membantu. Ada yang membawa beras, minyak goreng, ikan, dan sayur. Bahkan ada tetangga yang menyambung listrik secara gratis ke gubuk mereka.

Baca juga: Perjuangan Suami Istri asal Subang Lawan Kusta di Tengah Stigma Kutukan

"Air juga kami dapat dari tetangga. Mereka tahu kami tidak bisa buat apa-apa. Kalau tidak ada tetangga, kami sekeluarga bisa mati kelaparan di sini," jelas Quido.

Kecelakaan yang menimpa ia dan istrinya juga mengakibatkan kedua anaknya terlantar. Anak pertamanya putus sekolah dan anak keduanya tidak bisa melanjutkan ke sekolah dasar.

"Kami mau sekolahkan mereka, uang dari mana. Untuk makan saja kami ini tunggu sumbang dari tetangga," tambah Quido.

Kumis Tattois, salah seorang tetangga bercerita jika warga sekitar tergerak hatinya untuk membantu keluarga Quido yang tertimpa musibah.

Secara bergantian para tetangga menyiapkan kebutuhan makan untuk keluarga Quido.

"Pakaian juga dari Kodim kemarin ada bawa kasih mereka ini. Dari desa juga ada sumbang beras 1 karung," kata Kumis.

Baca juga: Kejutan dari Jokowi, Ini Mukjizat Luar Biasa

 

Perhatian dari bupati, polisi, hingga Presiden Jokowi

Setelah kisah mereka diketahui oleh banyak orang, bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan.

Pemda Sikka, Kepolisian Resor Sikka, dan orang perorangan datang membawa bantuan ke rumah Quido Van Areso di Dusun Ahu Wair, Desa Nangatobong, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

"Bapak Bupati, Kadis Sosial, dari Tagana, dan pak Camat tadi ada ke sini. Mereka bawa beras, sabun mandi, sabun cuci, spons, pakaian bayi," tutur Yoventa Timbu kepada Kompas.com, Selasa (9/7/2019) sore.

Mereka juga mengaku sangat bahagia saat bisa tidur di atas kasur spons sehingga tidak perlu lagi tidur di atas anyaman bambu.

Baca juga: Pasangan Suami Istri hingga Saudara Kandung Bersaing di Pilkades

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X