Diduga Cabuli 15 Santri, Pimpinan Pesantren dan Satu Guru Ditahan

Kompas.com - 11/07/2019, 12:07 WIB
Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Tim Polres Lhokseumawe menangkap seorang pimpinan pesantren berinisial AI (45) dan seorang guru berinisial MY (26) di Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta, dalam konferensi pers di Lhokseumawe, Kamis (11/7/2019) menyebutkan keduanya ditangkap karena melakukan pelecehan seksual terhadap lima santri di pesantren yang berada di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Orangtua santri melaporkan kasus itu ke Mapolres Lhokseumawe pada 29 Juni 2019 dan 6 Juli 2019.

“Jadi ada dua laporan terhadap kasus pelecehan seksual itu,” kata AKBP Ari.

Baca juga: Peternak Bebek di Jombang Cabuli Guru Les Privat Adiknya

Dia menyebutkan, pelecehan itu berupa oral seks yang diminta pada santri oleh pimpinan dan guru pesantren tersebut. Mayoritas santri yang jadi korban adalah anak di bawah umur, berusia 13-14 tahun.

“Sejauh ini 15 santri yang teridentifikasi menjadi korban. Namun yang sudah diperiksa itu lima orang. Kita belum tau apa motifnya, tersangka sampai sekarang pun belum mengaku,” sebutnya.

Dia menjelaskan, pelecehan seksual itu terjadi sejak September 2018 hingga tersangka ditangkap tiga hari lalu.

Kasus itu terungkap setelah seorang santri melapor peristiwa memalukan itu pada orangtuanya.

Baca juga: Ayah Cabuli 2 Anak Kandungnya Selama 3 Tahun

 

Tidak terima atas tindakan pimpinan dan guru pesantren itu, orang tua langsung melapor ke Mapolres.

“Peristiwa itu terjadi di kamar pimpinan pesantren. Caranya, pimpinan meminta santri membersihkan kamar atau tidur di kamar pimpinan. Di sanalah peristiwa itu terjadi,” katanya.

Dia mengimbau seluruh orangtua santri melaporkan kasus itu jika anaknya menjadi korban.

“Kami imbau bagi keluarga santri, jika anaknya menjadi korban silakan lapor ke kita. Kasus ini terus kami dalami,” pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Cerita Guru SMP Swasta, Menangis karena Cuma Dapat 2 Siswa Baru

Cerita Guru SMP Swasta, Menangis karena Cuma Dapat 2 Siswa Baru

Regional
Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Nelayan di Cilacap Hilang

Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Nelayan di Cilacap Hilang

Regional
Penderita Hepatitis A Hampir 200 Orang, Warga Trenggalek Diberi Jamu Kunyit dan Temulawak

Penderita Hepatitis A Hampir 200 Orang, Warga Trenggalek Diberi Jamu Kunyit dan Temulawak

Regional
Penyebab Gempa Bali yang Mengakibatkan Sekolah hingga Hotel Rusak

Penyebab Gempa Bali yang Mengakibatkan Sekolah hingga Hotel Rusak

Regional
Kisah Yusuf Bangun Bisnis dari Modal Minus Rp 2 M, Ganti Strategi hingga Omzet Ratusan Juta

Kisah Yusuf Bangun Bisnis dari Modal Minus Rp 2 M, Ganti Strategi hingga Omzet Ratusan Juta

Regional
Menpora Berharap Ada Tukang Ledeng Jadi Atlet Internasional

Menpora Berharap Ada Tukang Ledeng Jadi Atlet Internasional

Regional
Avanza Tabrak Shogun, Pengendara Motor Terluka Parah dan Sopir Mobil Kabur

Avanza Tabrak Shogun, Pengendara Motor Terluka Parah dan Sopir Mobil Kabur

Regional
4 Fakta Dokter Ayu yang Hilang Tanpa Kabar, Pakai Jaket IPSI Bontang hingga Ponselnya Mati

4 Fakta Dokter Ayu yang Hilang Tanpa Kabar, Pakai Jaket IPSI Bontang hingga Ponselnya Mati

Regional
Sekolah hingga Hotel Rusak akibat Gempa Bali Hari Ini

Sekolah hingga Hotel Rusak akibat Gempa Bali Hari Ini

Regional
Kesaksian Warga Saat Gempa Guncang Bali, 'Bumi Seperti Naik Turun...'

Kesaksian Warga Saat Gempa Guncang Bali, "Bumi Seperti Naik Turun..."

Regional
Dampak Terkini Gempa Bali, Mobil Bergoyang hingga Atap Masjid di Jawa Timur Rusak

Dampak Terkini Gempa Bali, Mobil Bergoyang hingga Atap Masjid di Jawa Timur Rusak

Regional
Gempa Magnitudo 6 di Bali Terasa hingga Lombok, Warga Berhamburan

Gempa Magnitudo 6 di Bali Terasa hingga Lombok, Warga Berhamburan

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Pidato Jokowi Bangun Optimisme Bangsa

Gubernur Khofifah Sebut Pidato Jokowi Bangun Optimisme Bangsa

Regional
Menengok Gedung Papak, Saksi Bisu 'Jugun Ianfu' yang Sempat Dikira Angker

Menengok Gedung Papak, Saksi Bisu "Jugun Ianfu" yang Sempat Dikira Angker

Regional
Gempa di Bali, Guncangannya Terasa Keras dan Agak Lama

Gempa di Bali, Guncangannya Terasa Keras dan Agak Lama

Regional
Close Ads X