Vonis Bahar bin Smith Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Kompas.com - 09/07/2019, 14:19 WIB
Bahar bin smith tampak berjalan usai mencium bendera merah putih setelah vonis tiga tahun yang dijatuhkan kepadanya. AGIE PERMADIBahar bin smith tampak berjalan usai mencium bendera merah putih setelah vonis tiga tahun yang dijatuhkan kepadanya.

BANDUNG, KOMPAS.com -  Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung memvonis Bahar bin Smith tiga tahun penjara.

Vonis Bahar lebih rendah tiga tahun dibanding tuntutan jaksa yang menuntut enam tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.  

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap Bahar bin Smith dengan pidana selama tiga tahun, denda Rp 50 juta. Jika tak dibayar diganti kurungan selama sebulan kurungan," ungkap Hakim Eddison di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019) siang.

Baca juga: Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Penjara


Bahar dinilai bersalah telah melakukan penganiayaan terhadap dua pemuda yakni MKU (17) dan CAJ (18).

Tindakan terdakwa melanggar sejumlah pasal, yaitu Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak, Pasal 333 ayat (2) KUH Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUH Pidana.

Lalu Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHPidana tentang penganiayaan, dan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Adapun hal yang memberatkan terdakwa, yakni Bahar pernah dihukum, perbuatan terdakwa membuat dua orang terluka, dan perbuatan terdakwa merugikan nama baik ulama dan santri.

Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, terus terang dengan perbuatannya, berjanji tak mengulangi perbuatannya, menyesali perbuatannya, meminta maaf terhadap korban dan orangtua, dan tulang punggung keluarga. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Regional
Ronda Jenis Baru Jadi Usulan Ganjar Antisipasi Terorisme

Ronda Jenis Baru Jadi Usulan Ganjar Antisipasi Terorisme

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X