Kesaksian Penggali Makam Sutopo, Tak Seperti Biasa Cuma Butuh 2 Jam

Kompas.com - 08/07/2019, 18:47 WIB
Tim penggali tengah menyiapkan pemakaman di TPU Sasonoloyo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Boyolali, yang akan menjadi peristirahatan terakhir Sutopo Purwo, Senin (8/7/2019). 
TribunnewsTim penggali tengah menyiapkan pemakaman di TPU Sasonoloyo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Boyolali, yang akan menjadi peristirahatan terakhir Sutopo Purwo, Senin (8/7/2019).
Editor Rachmawati

BOYOLALI, KOMPAS.com - Penggalian tanah di tempat pemakaman umum (TPU) Sasonolayu, Kabupaten Boyolali, tempat peristirahatan  terakhir Sutopo hanya membutuhkan waktu singkat.

Suwarto (56), Ketua Tim Penggali Kubur di TPU Sasonolayu itu, mengaku hanya membutuhkan waktu singkat untuk menggali tanah selebar 1,5x2,5 meter dengan kedalaman 1,5 meter lebih.

"Biasanya 4 jam lebih, bahkan ada yang seharian," ungkapnya kepada TribunSolo.com.

"Makam Pak Sutopo mudah digali hanya 2 jam lebih," katanya.

Baca juga: Sutopo dalam Kenangan Anaknya, Jujur dan Berdedikasi

Pria yang sudah 15 tahun menjadi penggali kubur itu menjelaskan jika tanah di TPU Sasonolayu yang tidak jauh dari rumah duka di Jalan Jambu RT 7, RW 9, Kampung Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kabupaten Boyolali, mempunyai tekstur keras.

"Bentuknya padas, banyak batu besar saat menggali, tapi makam Pak Sutopo hanya kerikil kecil. Alhamdulillah cepat," terang dia.

Hal senada juga dijelaskan Suparno. Pria 71 tahun yang ikut menggali tanah peristirahatan terakhir untuk Sutopo itu menuturkan, penggalian tanah sangat mudah

"Ya mungkin karena kebaikan Pak Sutopo semasa hidup, bermanfaat untuk banyak orang di Indonesia,” jelasnya.

"Tanahnya itu gembur (tidak keras), jadinya menggalinya mudah banget," katanya.

Baca juga: Cerita Anak Sutopo ke Ganjar: Pak Gubernur, Sekarang Bapak Tidak Sakit Lagi...

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dimakamkan di TPU yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan itu pada Senin (8/7/2019).

Sutopo meninggal dunia akibat kanker paru-paru di rumah sakit di Guangzhou, China pada pada pukul 02.00 waktu setempat.

Almarhum yang merupakan orang asli Boyolali itu meninggalkan seorang istri, Retno Utami Yulianingsih dan dua orang anak,  serta orangtuanya Sri Rusmandari dan Suharsono.


Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kisah Penggali Kubur yang Siapkan Tempat Pemakaman Sutopo Purwo Nugroho: Tanahnya Mudah Digali,

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X