5 Fakta Penjual Kerupuk Naik Haji, Menunggu 28 Tahun hingga Wujudkan Wasiat Bapak

Kompas.com - 06/07/2019, 17:41 WIB
ilustrasi bahagia ilustrasi bahagia
Editor Rachmawati

Setelah uangnya terkumpul hingga Rp 25 juta, Tri memberanikan diri mendaftar agar bisa berangkat haji pada 2011 lalu.

Dia terus melanjutkan kebiasaannya menabung untuk melunasi biaya haji sebesar Rp 36 juta per orang.

Baca juga: Uang Penggantian Sudah Dipakai Warga Naik Haji, tetapi Jalan Nangka Belum Juga Dilebarkan...

3. Menunggu antrean selama 8 tahun

Tri mendaftar haji pada tahun 2011 dan baru mendapatkan kepastian keberangkatan pada tahun 2019.

Tri Darini tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 gelombang pertama dari Kabupaten Klaten dan akan terbang ke Mekah pada 9 Juli 2019 melalui Embarkasi Haji Surakarta.

"Alhamdulillah tahun ini saya bisa berangkat naik haji," ujar ibu dua anak.

Untuk biaya haji, Tri menabung selama 28 tahun dari hasil berjualan kerupuk.

Baca juga: Kisah Sukinah, Nenek 93 Tahun, Menunggu 6 Tahun untuk Berangkat Haji

4. Wasiat ayah

Ilustrasi ayah dan anakshutterstock Ilustrasi ayah dan anak
Selain jadi cita-cita,Tri mengaku ibadah haji yang dilakukannya merupakan wasiat almarhum ayahnya.

Dia bercerita jika ayahnya berpesan agar dirinya bisa menunaikan rukun Islam kelima, karena lima saudaranya sudah melaksanakan ibadah haji.

"Saya anak ketiga dari enam bersaudara. Saudara saya semua sudah naik haji. Bapak saya pesan agar saya juga naik haji," katanya.

Untuk mewujudkan wasiat ayahya, Tri menabung selama 28 tahun dari hasi jualan kerupuk yang dilakoninya setiap hari.

Baca juga: Ini Dua Calon Jamaah Haji Tertua asal Mimika, Usianya 91 Tahun

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X