Pembangunan Proyek Tol Manado-Bitung Terkendala Sengketa Lahan

Kompas.com - 03/07/2019, 08:19 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancara wartawan sesuai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Selasa (2/7/2019) pukul 13.21 Wita KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYGubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancara wartawan sesuai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Selasa (2/7/2019) pukul 13.21 Wita

MANADO, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara ( Sulut) Olly Dondokambey angkat suara terkait pembangunan proyek Tol Manado-Bitung yang belum memperoleh kemajuan berarti.

Menurut dia, sebenarnya pada prinsipnya tidak ada hambatan. Namun ada sengketa lahan antara sejumlah keluarga yang menghambat pembayaran pembebasan lahan dari pemerintah pusat. 

Hal itu dikatakan Olly saat menanggapi pemandangan umum fraksi-fraksi di rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sulut 2018, di Kantor DPRD Sulut, Selasa (2/7/2019).


"Cuma ada persoalan-persoalan kepemilikan di antara keluarga. Sehingga penyedia pembayaran itu belum bisa dilaksanakan oleh pemerintah pusat," kata dia. 

Baca juga: Arus Mudik dan Balik, Sistem Satu Arah Diterapkan di Tol Manado-Bitung

Menurut Olly, meski pembebasan lahan bukan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, namun pihaknya selalu monitor dan mengawasi proses pembebasan.

"Saya kira, dari pendekatan-pendekatan hukum dan pendekatan kekeluargaan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa selesai masalah pembebasan jalan tol," ujarnya.

Ditargetkan selesai 2020

Konstruksi fisik proyek  Tol Manado-Bitung hingga Juni, sudah menembus 70,38 persen. Tol sepanjang 39 kilometer ini ditargetkan selesai pada pertengahan 2020.

"Untuk pembebasan lahannya sebesar 86,15 persen," kata Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) George IMP Manurung dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2019).

Baca juga: Ada Jalan Tol, Manado-Bitung Cuma 30 Menit

Menurut George, pembebasan lahan menjadi kendala utama dalam penyelesaian proyek ini, seperti masalah harga hingga administrasi berupa kelengkapan dokumen atau sertifikat tanah.

"Sekarang tinggal masalah administrasi, misalnya dokumennya belum lengkap atau harus melalui ahli waris. Tidak sedikit yang harus dititipkan ke pengadilan, konsinyasi," ungkapnya.

Selain itu, di sejumlah titik pembebasannya masih berupa spot-spot, sehingga belum dapat tersambung.

George menargetkan, seluruh proses pembebasan lahan ini dapat selesai pada triwulan ketiga tahun 2019 agar proyek rampung sesuai jadwal.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X