Guru Agama Cabuli 8 Siswi SD dengan Iming-iming Permen dan Uang Rp 2.000

Kompas.com - 29/06/2019, 16:56 WIB
Inilah sekolah tempat terjadinya perbuatan pencabulan oleh oknum guru agama di sekolah tersebut terhadap delapan siswinya yang dilakukan sejak bulan april lalu AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGInilah sekolah tempat terjadinya perbuatan pencabulan oleh oknum guru agama di sekolah tersebut terhadap delapan siswinya yang dilakukan sejak bulan april lalu

MUARA ENIM, KOMPAS.com - Seorang guru agama berinisial HL, mencabuli delapan siswi SDN 08 Ujan Mas, Desa Guci, Kecamatan Ujan, Sumatera Selatan, dengan iming-imingi uang Rp 2.000 hingga Rp 20.000.

Awalnya korban diajak menonton video dari telepon selular pelaku dan kemudian memberikan uang sebesar Rp 2.000 sampai Rp 20.000, serta permen kepada para siswi.

Dari laporan korban ternyata perbuatan oknum guru sudah dilakukan sejak April lalu.


“Setelah korban terpengaruh korban lalu dipangku sembari mengarahkan tangannya ke daerah-daerah yang ada pada tubuh korban,” ujar Wakapolres Muara Enim Kompol Ary Sudrajat, Jumat (28/6/2019).

Baca juga: Cabuli 8 Siswi SD, Oknum Guru Agama di Muara Enim Diamankan Polisi

Kasus dugaan pencabulan terbongkar setelah salah satu siswi sekolah tersebut menceritakan perbuatan oknum guru tersebut ke orangtuanya.

Awalnya salah satu orangtua siswi hendak pergi ke Jakarta. Namun, siswi tersebut teryata tidak mau ditinggal dan menyatakan takut ke sekolah karena sering dipegang-pegang oleh salah satu gurunya.

Mendengar pengakuan anaknya, orangtua murid itu lalu menemui sejumlah orangtua murid lainnya dan menceritakan kejadian yang menimpa anaknya. 

Orangtua siswi lain lalu menanyakan ke anak mereka. Ternyata, yang sudah menjadi korban sebanyak delapan orang.  Segera saja perbuatan oknum guru itu dilaporkan ke kepala desa setempat untuk ditindak lanjuti.

Wiwana, salah satu orangtua murid mengatakan sangat menyesali perbuatan oknum guru tersebut.

Yang lebih membuat Wiwiana kesal, saat mereka melapor ke pihak sekolah, pihak sekolah terkesan menganggap sepele dan menyarankan berdamai saja. Segera saja Wiwiana dan orangtua lain melaporkan oknum guru tersebut ke Polsek Gunung Megang.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X