Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Jateng Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB, Orangtua Diminta Tidak Cemas

Kompas.com - 28/06/2019, 06:31 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowi meminta para orangtua siswa untuk tidak lagi cemas terhadap seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri Dok. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowi meminta para orangtua siswa untuk tidak lagi cemas terhadap seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowi meminta para orangtua siswa untuk tidak lagi cemas terhadap seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK Negeri.

Secara tegas, dia meminta para orangtua tidak mengakali surat domisili. Selain akan diberikan sanksi tegas, siswa yang diketahui tidak jujur saat membuat surat domisili pun terancam dikeluarkan.

Sebab, pelaksanaan seleksi PPDB sekaligus mengajak masyarakat berinvestasi kejujuran. 

"Kalau soal kualitas gurunya dianggap kurang, akan kami rotasi. Kalau fasilitasnya kurang, kami perbaiki. Komplain yang masuk banyak, tujuan kami ini 'kan untuk memacu menyamakan derajat sekolah," kata Ganjar di Semarang seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (27/6/2019).

Baca jugaPPDB Jateng Dibuka Hari Ini, Pahami Proses Seleksi SMA Jateng

Diakui Ganjar, komplain dari masyarakat memang banyak, akan tetapi diharapkan sistem itu membuat PPDB lebih baik.

Mengenai prestasi kejuaraan, pihaknya juga lebih selektif. Semua penghargaan yang diajukan akan diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jangan sampai ada sertifikat yang sengaja 'dimunculkan', karena kementerian sudah mengatur ketentuannya. Silakan yang berprestasi disampaikan, yang bingung dan cemas konsultasi ke dinas agar tidak ada kecurigaan," ujarnya.

Penambahan kuota

Mengenai hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun turut menambah kuota jalur prestasi luar zona pada PPDB SMA atau SMK Negeri.

Sebelumnya, kuota jalur prestasi luar zona ditetapkan sebanyak 5 persen, kini kuota tersebut bertambah menjadi 15 persen dari daya tampung satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Jumeri menyampaikan, penambahan kuota jalur prestasi luar zona tersebut sebagai amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2019.

Peraturan tersebut mengatur penyesuaian kuota pada jalur prestasi dari semula paling banyak 5 persen dari daya tampung sekolah, naik menjadi paling banyak 15 persen dari daya tampung satuan pendidikan. 

Selain jalur prestasi, penyesuaian dilakukan pula pada jalur zonasi yang semula paling sedikit 90 persen dari daya tampung sekolah, diperbaharui menjadi paling sedikit 80 persen.

Sedangkan, untuk jalur perpindahan orangtua tetap sama, yakni paling banyak 5 persen dari daya tampung sekolah.

Baca jugaPPDB Jateng Dibuka Hari Ini, Pahami Proses Seleksi SMA Jateng

“Di Jawa Tengah, aturan tersebut kami sikapi dengan menambah kuota jalur prestasi di luar zona menjadi sebanyak-banyaknya 15 persen dari daya tampung satuan pendidikan,” ujar Jumeri.

Selain itu, terdapat pula pengaturan tambahan nilai dari prestasi tingkat internasional dan nasional pada kejuaraan yang tidak berjenjang dan berkelanjutan.

Pembobotannya, tingkat internasional juara I mendapat tambahan 3,00, juara II ditambah 2,75, dan juara III ditambah 2,50.

Sementara itu, untuk tingkat nasional juara I mendapat tambahan 2,25, juara II sebanyak 2,00, dan juara III tambahan 1,75.

“Pembobotan prestasi tersebut berlaku untuk prestasi pada jalur zonasi dan jalur prestasi,” ujar Jumeri.

Ia mengungkapkan, tambahan nilai kejuaraan hanya diambil dari salah satu prestasi tertinggi tiap jenis cabang dari nilai kejuaraan yang diperoleh.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Regional
Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Regional
PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

Regional
Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Regional
Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Regional
3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

Regional
30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

Regional
Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Regional
Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Regional
Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Regional
Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Regional
Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya