Bandung Barat Targetkan Buka 10 Wisata Baru Tahun 2020

Kompas.com - 25/06/2019, 22:13 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini tengah berbenah diri untuk menjadi daerah yang mengedepankan sektor pariwisata sebagai ujung tombak penggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2020 mendatang.

Untuk mewujudkan misi tersebut, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, Pemda KBB akan menghadirkan sedikitnya 10 destinasi wisata baru di KBB.

“Kita punya konsep untuk menghadirkan destinasi wisata baru. InsyaAllah ada 10 destinasi wisata baru,” kata Aa Umbara saat ditemui seusai kunjungan ke Wahana Wisata Alam Burangrang Selatan, Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Bupati Bandung Barat Tagih Janji Ridwan Kamil Percantik Situ Ciburuy

Aa Umbara optimistis dengan dibukanya 10 destinasi wisata baru PAD Kabupaten Bandung Barat ditargetkan bisa meraih Rp 70 miliar dari sektor wisata.

“Target dari 10 destinasi wisata mininal tahun 2020 kita bangun, 2021 kita mulai beroperasi. Minimal bisa Rp 50 hingga Rp 70 miliar di tahun pertama dan akan berkembang di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

10 destinasi wisata baru di Kabupaten Bandung Barat, lanjut Aa Umbara, dipastikan berada di luar Kecamatan Lembang yang selama ini menjadi penyumbang terbesar PAD untuk Kabupaten Bandung Barat dari sektor pariwisata.

Menurut dia, 7 destinasi wisata baru sudah disiapkan di dua kecamatan yakni Kecamatan Cikalongwetan dan Kecamatan Cipendeuy.

“Cikalongwetan dan Cipendeuy kemungkinan ada 7 objek wisata baru. Nanti kita buka juga di wilayah selatan seperti di Rongga, Gununghalu, Sindangkerta atau Cililin. Tanahnya tidak ada yang beli. Di sana ada tanah desa, perkebunan dan tanah Perhutani,” jelasnya. 

Baca juga: Sampah Menggunung di Kantor Pemda Bandung Barat dan Objek Wisata Situ Ciburuy

Meski demikian, Aa Umbara tidak memungkiri jika target membangun 10 destinasi wisata baru di Bandung Barat terkendala masalah anggaran membangun dan memperlebar akses jalan.

Untuk mengatasi problem jalan, salah satu opsi yang diusulkan oleh Aa Umbara adalah meminta bantuan dari pemerintah pusat agar bisa memberikan kompensasi dari proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung yang digarap oleh konsorsium PT KCIC.

Pasalnya, beberapa titik destinasi wisata baru yang direncanakan Pemda KBB berada tidak jauh dari proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung.

“Bagaimana wisatawan bisa datang berarti akses jalan yang harus dibuka, dan itu modalnya ratusan miliar. Kenapa saya selalu menolak kereta api cepat karena kepada KCIC saya selalu minta agar jalan diperlebar. Mau dari APBN, mau dari CSR, mau dari apa pun juga tolong buatkan. Ini juga bisa jadi penunjang KCIC karena ini merupakan proyek strategis nasional,” tuturnya.

Baca juga: Masuk Rumah Sakit, Ini Kondisi Mantan Bupati Bandung Barat

Aa Umbara pun optimistis jika Pemerintah Pusat atau PT KCIC mau membangun akses jalan di Cikalongwetan, Cipendeuy, Padalarang hingga ke Ngamprah, kemacetan dan penumpukan kendaraan wisatawan yang akan menuju Lembang di exit tol Pasteur setiap akhir pekan bisa berkurang.

“Minimal dari Cikalongwetan ke Cisarua terus nanti ke Lembang tidak lewat Pasteur. Wisatawan dari Jakarta tidak ada yang lewat Pasteur. Dari exit tol 101-106 langsung ke Lembang via Parongpong, Cisarua balik lagi ke sini (Cikalongwetan) dan pastinya akan mengurangi kemacetan,” jelasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Regional
Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Regional
Pasien 03 Positif Corona asal Kediri, Bekerja di Jakarta dan 2 Minggu Sekali Pulang Kampung

Pasien 03 Positif Corona asal Kediri, Bekerja di Jakarta dan 2 Minggu Sekali Pulang Kampung

Regional
Pengalaman Pasien Positif Corona yang Sembuh, Kaget Hasil Tes Berbeda dan Tak Merasakan Gejala

Pengalaman Pasien Positif Corona yang Sembuh, Kaget Hasil Tes Berbeda dan Tak Merasakan Gejala

Regional
Panik di Atas KM Lambelu...

Panik di Atas KM Lambelu...

Regional
PHK Karyawan di Sejumlah Daerah Imbas Wabah Corona, Mana Saja?

PHK Karyawan di Sejumlah Daerah Imbas Wabah Corona, Mana Saja?

Regional
Dilema Jam Malam di Tengah Wabah Corona, di Aceh Hanya Bertahan Sepekan

Dilema Jam Malam di Tengah Wabah Corona, di Aceh Hanya Bertahan Sepekan

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Waduk Samboja Kutai Kartanegara Ancam 960 Jiwa

Tambang Batu Bara Ilegal di Waduk Samboja Kutai Kartanegara Ancam 960 Jiwa

Regional
Fakta Penumpang yang Tipu Driver Ojol Mulyono, Demam dan Batuk, Ditolak Keluarga hingga Dirawat di RS

Fakta Penumpang yang Tipu Driver Ojol Mulyono, Demam dan Batuk, Ditolak Keluarga hingga Dirawat di RS

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X