Bayar Ongkos Rp 1 Juta, Praktik Aborsi Ilegal Dilakukan di Hotel dan Kos

Kompas.com - 25/06/2019, 15:25 WIB
Pelaku praktik aborsi ilegal ditahan di Mapolda Jatim, Selasa (25/6/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPelaku praktik aborsi ilegal ditahan di Mapolda Jatim, Selasa (25/6/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Praktik aborsi ilegal yang berhasil diungkap pihak kepolisian di Surabaya ternyata tidak memiliki tempat khusus. Dengan membayar ongkos Rp 1 juta sekali praktik, aborsi biasa dilakukan di tempat kos atau di hotel.

Polisi mencatat, sejumlah lokasi aborsi yang pernah digunakan komplotan pelaku aborsi seperti hotel di Jalan Diponegoro Surabaya, hotel di Jalan Kalirungkut Surabaya, hotel di Jalan Yos Sudarso, sebuah rumah kos di Jalan Karah, sejumlah tempat di Sidoarjo dan Banyuwangi.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Amran Asmara mengatakan, pelaku mematok tarif Rp 1 juta untuk sekali praktik sekaligus obat-obatnya.

Baca juga: Polisi Bongkar Komplotan Pelaku Aborsi Ilegal di Surabaya, 20 Janin Digugurkan

 

"Korban lalu diberi obat yang diminum 6 kali dalam sehari, masing-masing 2 butir," katanya, Selasa (25/6/2019).

Menurut kesaksian TN, salah seorang mantan pasien aborsi ilegal, selain diberi obat oral untuk diminum, pasien juga diberi obat yang dimasukkan ke dalam kemaluan pasien.

"Setelah obat dimasukkan, terasa nyeri di perut," katanya kepada wartawan di Mapolda Jawa Timur.

Baca juga: Lakukan Praktik Aborsi Ilegal, Bidan dan Sopir Jadi Tersangka

Polisi harus melakukan penyamaran untuk mengungkap kasus ini. 7 pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Selain petugas medis, juga ada apoteker dan suplier obat-obatan yang diamankan.

Sejak 2 tahun beroperasi, komplotan ini mengaku sudah melakukan aborsi kepada 20 pasien. Kebanyakan pasien adalah perempuan yang hamil di luar nikah.

Dalam kasus ini, masing-masing tersangka dijerat pasal 83, pasal 194 UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, pasal 56 KUHP, pasal 346 KUHP dan pasal 346 KUHP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 8 Remaja Yogya, Satu Orang Sempat Todongkan Senjata

Polisi Amankan 8 Remaja Yogya, Satu Orang Sempat Todongkan Senjata

Regional
Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Regional
Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Regional
Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X