Naikkan Troli ke Meja Jalur "Sky Bridge" Tirtonadi, 6 Remaja Dihukum "Push Up"

Kompas.com - 25/06/2019, 11:22 WIB
Para remaja asal Kulon Progo yang berbuat usil menaikkan troli di atas meja skybridge dihukum push up oleh pengelola Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019). Dokumen Pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi SoloPara remaja asal Kulon Progo yang berbuat usil menaikkan troli di atas meja skybridge dihukum push up oleh pengelola Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Remaja asal Kabupaten Kulon Progo berinisial GR (18) dan lima temannya dihukum push up di Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019).

Sanksi diberikan gara-gara GR dan kelima temannya yang masih berusia belasan tahun itu berbuat ulah.

Mereka menaikkan troli ke atas meja di jalur sky bridge penghubung antara Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solo Balapan.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Posko Copet di Terminal Tirtonadi| Masjid Freeport di Kedalaman 1.700 Meter

Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo Joko Sutriyanto mengatakan hukuman push up sengaja diberikan dengan tujuan untuk memberikan efek jera supaya para pengguna jalur skybridge tidak berbuat usil atau melakukan pelanggaran.

"Kami memberikan sanksi kepada remaja itu agar nantinya tidak mengulanginya lagi. Sekadar memberikan efek jera saja," kata Joko, Senin.

Dijelaskan, awalnya GR bersama teman-temannya membawa tas ransel besar menggunakan troli dari arah stasiun.

Sesampainya di tengah sky bridge, para remaja itu menaikkan troli ke atas meja. Aksi mereka pun tertangkap kamera CCTV yang terpasang di jalur tersebut.

Baca juga: Terminal Tirtonadi Solo Punya Tempat Istirahat Copet, Apa Maksudnya?

Keenam remaja itu kemudian dimintai keterangan di pos keamanan terminal. Setelah itu mereka diberi sanksi berupa hukuman push up supaya tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Sanksi push up ini juga kami berikan bagi pelanggaran lain. Misalnya, ada penumpang atau awak bus yang kedapatan kencing sembarangan di kawasan terminal," tambahnya.

Lebih jauh, Joko menyebut, ada dua kamera CCTV yang dipasang untuk mengawasi jembatan sepanjang 480 meter itu. Keberadaan kamera CCTV juga untuk memudahkan petugas dalam melakukan pengawasan jalur tersebut.

"Kamera CCTV ini sengaja kami pasang di sana (sky bridge) agar dapat memantau dan mengawasi apabila terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan pengguna jalur tersebut," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X