Studio Radio di Belakang Rumah Anggota DPRD Hangus Terbakar

Kompas.com - 23/06/2019, 11:30 WIB
Rumah panggung bekas studio radio swasta di Lingkungan Barana Pance, Kelurahan Pammanu, Kecamaatn Belopa Utara, Kabupaten Luwu kini rata tanah akibat kebakaran pada Minggu dinihari tadi, (23/06/2019) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Rumah panggung bekas studio radio swasta di Lingkungan Barana Pance, Kelurahan Pammanu, Kecamaatn Belopa Utara, Kabupaten Luwu kini rata tanah akibat kebakaran pada Minggu dinihari tadi, (23/06/2019)

LUWU, KOMPAS.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah panggung bekas Studio Radio Swasta di Lingkungan Barana Pance, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu pada Minggu (23/06/2019) dini hari tadi, sekitar pukul 00.30 Wita.

Lokasi kebakaran tepatnya di belakang Rumah anggota DPRD Kabupaten Luwu partai Golongan Karya (Golkar) Sul Arrahman. 

Kobaran api yang terus membesar menghanguskan seluruh bangunan yang terbuat dari kayu, begitupun dengan seluruh peralatan siaran dan dokumen penting habis dilalap api. 

Beruntung api tidak menyebar ke bangunan lain yang berada di lokasi kejadian.


Baca juga: Ditinggal Kondangan, Seorang Bocah Autis Tewas Saat 4 Rumah Terbakar

Saksi mata Aziz Arifuddin mengatakan bahwa api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik  yang menyebabkan kebakaran.

Rumah panggung ini dulunya adalah studio mini radio, kebetulan tak berpenghuni atau dijadikan sebagai gudang serta bekas studio Radio SUARA milik Sul Arrahman, anggota DPRD Kabupaten Luwu. 

"Rumah panggung kebetulan berada persis di halaman belakang rumah kediaman beliau yang juga hanya berjarak 50 meter dari kediaman keluarga kami,” kata Aziz saat ditemui di lokasi, Minggu (23/06/2019).

Dua unit armada pemadam kebarakan Pemkab Luwu diturunkan untuk memadamkan kobaran api, namun api telah menghanguskan seluruh rumah dan isinya, beruntung api tidak merembet ke rumah lainnya.

Baca juga: Ruko Gudang Furnitur Terbakar, Petugas Damkar Kesulitan Buka Pagar dan Pintu

“Api tidak menyebar kerumah lainnya karena faktor tembok rumah yang bersebelahan dengan lokasi kejadian sangat tinggi dan beton jadi bisa menghalangi api tidak menjalar kemana-mana,” ucap Aziz.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X