Mantan Pemain Persis Solo Terseret Ombak Saat Menggendong Putrinya

Kompas.com - 20/06/2019, 18:52 WIB
Petugas Gabungan melakukan penyisiran untuk melakukan pencarian korban tengelam di Pantai Baru, Bantul, Kamis (20/6/2019). Korban yakni Ferry Anto, mantan pemain PSS Sleman dan Persis Solo, dan putrinya. Dokumentasi Basarnas YogyakartaPetugas Gabungan melakukan penyisiran untuk melakukan pencarian korban tengelam di Pantai Baru, Bantul, Kamis (20/6/2019). Korban yakni Ferry Anto, mantan pemain PSS Sleman dan Persis Solo, dan putrinya.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ganasnya gelombang Pantai Baru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta menyeret lima wisatawan asal Rancaengkeng Bandung dan Kartosuro, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2019).

Tiga orang berhasil diselamatkan, dua orang yakni bapak dan anak masih dinyatakan hilang.

Dari lima korban yang terseret gelombang pasang tiga diantaranya selamat yaitu Shela (17) dan Afdhal Firansyah (11) warga asal Rancaengkek Bandung serta Ai Rohimah (30) warga Kartosuro, Jawa Tengah.

Sedangkan korban yang hilang dan belum ditemukan Ferry Anto Saputro (30) dan anaknya, Fajrina Dwi Saputri (Freya). Keduanya warga Kartosuro.

Diketahui korban hilang merupakan mantan pemain sepakbola Persis Solo dan PSS Sleman. Korban Ferry Anto  merupakan mantan penyerang Persis Solo yang pensiun pada tahun 2017, dan PSS Sleman pada periode 2014-2015.

Baca juga: Mantan Pemain Persis Solo, Ferry Anto, Hilang Terseret Ombak

Sekretaris SAR Satlinmas wilayah IV Pantai Samas dan Pantai Baru, Nugroho menyampaikan kronologi kejadian.

Pada saat kejadian, rombongan berjumlah delapan orang berwisata ke Pantai Baru di Bantul. Sebanyak empat orang bermain di pinggir pantai yakni Ai, Felicia, Afdhal, dan Shela.

Naas tiba-tiba ada ombak besar datang lalu menyeret mereka ke tengah laut. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Ayah Ferry Anto Ungkap Firasat Sebelum Anak dan Cucunya Hilang Terseret Ombak

Melihat keluarganya terseret ombak, Ferry Anto yang saat itu menggendong Freya berusaha menyelamatkan. Dia hanya mampu menyelamatkan Felicia ke pinggir.

Namun naas Ferry dan Freya malah ikut tenggelam bersama tiga orang lainnya akibat ikut terseret ombak.

"Tim SAR yang tahu kejadian itu langsung memberi pertolongan, tapi hanya tiga korban (Ai, Afdhal, dan Shela) yang berhasil diselamatkan. Untuk dua korban yaitu Ferry dan Freya masih dalam pencarian," kata Nugroho saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis.

Baca juga: Mantan Pemain Persis Solo, Ferry Anto, Hilang Terseret Ombak

Sebanyak empat orang yang selamat, terdapat satu korban yang dirujuk ke Rumah Sakit UII di Kecamatan Pandak untuk mendapat pertolongan medis.

"Saat ini kami masih melakukan pencarian dengan penyisiran darat, karena melihat kondisi ombak belum memungkinkan untuk menurunkan kapal," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Regional
Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Regional
Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Regional
Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Regional
90 Persen Kasus Bunuh Diri akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

90 Persen Kasus Bunuh Diri akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

Regional
Fakta Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500 Ribu

Fakta Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500 Ribu

Regional
Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Regional
Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Regional
Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Regional
Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Regional
Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Regional
Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai 'Calon Pengantin' Bom Bunuh Diri

Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai "Calon Pengantin" Bom Bunuh Diri

Regional
Fakta Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak, Beredar Berbagai Isu hingga LIPI Akan Lakukan Penelitian

Fakta Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak, Beredar Berbagai Isu hingga LIPI Akan Lakukan Penelitian

Regional
Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X