Bupati Trenggalek: Daripada Ikut Demo di Sidang MK, Lebih Baik Olahraga

Kompas.com - 20/06/2019, 14:09 WIB
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin (paling kiri) mengikuti oleh raga lari dalam kegiatan di seputar Alun-Alun Trenggalek Jawa Timur beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/SLAMET WIDODOBupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin (paling kiri) mengikuti oleh raga lari dalam kegiatan di seputar Alun-Alun Trenggalek Jawa Timur beberapa waktu lalu.

TRENGGALEK, KOMPAS.comBupati Trenggalek, Jawa Timur, Mochammad Nur Arifin, mengajak masyarakat Trenggalek agar tidak turut melakukan aksi di saat sidang sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Mahkama Konstitusi (MK).

Dalam situasi seperti saat ini, lebih tepat apabila digunakan untuk olahraga menjaga kebugaran sehingga bisa berpikir jernih.

"Daripada kita disibukkan dengan hal-hal tersebut lebih baik kita berolahraga menjaga kebugaran. Karena dengan terus menjaga kebugaran, badan kita menjadi sehat, pikirannya sehat dan menjadi produktif dan baik untuk memajukan Trenggalek," terang Nur Arifin, Kamis (20/6/2019).

Selama ini, kata Nur Arifin, masyarakat Trenggalek dalam keadan damai, tidak terpengaruh dengan isu atau ajakan aksi terkait sidang sengketa Pilpres 2019 di MK. Bahkan, ketika aksi pada tanggal 21-22 Mei lalu, masyarakat Trenggalek aman dan damai.

"Saya bersyukur Trenggalek selalu dalam posisi yang damai. Karena di saat yang lain capek-capek dan sibuk demo, Trenggalek aman damai," ujarnya.

Baca juga: Deklarasi Antirusuh di Trenggalek, Kami Cari Aktornya, Kami Tindak Pelakunya

Bupati Trenggalek yang akrab disapa Gus Ipin ini berharap, Trenggalek selalu aman damai, tidak terpengaruh oleh gejolak yang ada.

Ia juga mengimbau masyarakat Trenggalek cerdas dalam memilah informasi atau berita. Informasi yang belum jelas kebenaraannya agar tidak mudah disebarkan.

Semua informasi yang banyak masuk melalui berbagai media sosial, harap dicermati terlebih dahulu.

“Apabila mendapat berita atau informasi yang belum jelas sumber maupun tidak sesuai fakta, cukup berhenti di kita (masing-masing orang). Jangan lantas ada informasi yang belum tentu kebenaraanya di-share. Jangan,” kata Nur Arifin.

Setiap pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, sebelum mengawali rutinitas sebagai bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin selalu menyempatkan diri berolahraga ringan.

Setiap pagi, bupati Trenggalek Termuda ini berlari atau jalan-jalan di seputar Alun-alun Trenggalek. Apabila hari Minggu atau Sabtu, dan tidak ada kegiatan keluar daerah, Nur Arifin berkeliling alun-alun bersama keluarga.

Baca juga: Ratusan Orang Akan Ikut “Indonesia Climbing Festival” di Trenggalek

Selanjutnya berlari ke puncak hutan Kota kawasan Bukit Ja’as, yang letaknya tidak terlalu jauh dari alun-alun.“Saya kalau berlari sampai puncak bukit Ja’as. Setelah turun pikiran saya kembali jernih, lebih semangat, setelah olahraga. Ditambah suasana Trenggalek yang udaranya masih segar, serta melihat pemandangan suasana pemandangan kota Trenggalek dari ketinggian. Rasanya lebih tenang dan nyaman,” ujar Nur Arifin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogyakarta Luncurkan Gendhing Gathi Taruna dan Bhinneka

Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogyakarta Luncurkan Gendhing Gathi Taruna dan Bhinneka

Regional
Libur Panjang, Ribuan Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng

Libur Panjang, Ribuan Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng

Regional
Kronologi Raibnya Dana Rp 1 Miliar Milik Nasabah BPR di Salatiga, Tidak Tercatat di Sistem

Kronologi Raibnya Dana Rp 1 Miliar Milik Nasabah BPR di Salatiga, Tidak Tercatat di Sistem

Regional
Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Regional
Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi 'Surabaya Berenerji'

Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi "Surabaya Berenerji"

Regional
Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Regional
Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Regional
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Regional
Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Regional
Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Regional
Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Regional
Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X