Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembobol ATM Kelompok Lampung, 1 Masih Buron

Kompas.com - 19/06/2019, 15:10 WIB
Polres Magelang menangkap komplotan pelaku percobaan pembobolan ATM di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. KOMPAS.com/IKA FITRIANAPolres Magelang menangkap komplotan pelaku percobaan pembobolan ATM di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

MAGELANG, KOMPAS.com - Komplotan pelaku percobaan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berhasil dibekuk aparat Polres Magelang. Para pelaku ini dikenal dengan kelompok Lampung yang kerap beraksi di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, komplotan berjumlah 5 orang, namun 4 orang yang diamankan, sedangkan seorang lagi masih buron. Mereka dibekuk usai beraksi di sebuah ATM Bank Jateng di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Minggu (12/5/2019) lalu.

“Untuk membobol brankas ATM mereka menggunakan alat las. Ada pelaku yang pernah bekerja di perusahaan las sehingga berpengalaman," terang Yudi, dihubungi, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: Bobol ATM dengan Remote Control di Batam, 2 Pria Ditangkap Saat Kabur ke Lampung

Yudi menyebutkan, identitas mereka antara lain Sigit Purnomo (28) dan Ibnu Wahyudi (27) warga Desa Adirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur;

Rustanto alias Kento (34) warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang; dan Juvan Bahri (32), warga Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku Ibnu dan Juvan diproses dalam kasus serupa di Polres Semarang. Sedangkan satu pelaku lagi, YD, dinyatakan masih DPO," jelas Yudi.

Baca juga: Bobol ATM, Empat Warga Rumania Ditangkap di Bali

Menurut Yudi, komplotan tersebut tidak hanya melakukan upaya pembobolan ATM akan tetapi juga tindak pidana lain yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian sepeda motor (curanmor).

Sebelum nyaris membobol ATM di Kecamatan Pakis mereka juga melakukan curanmor di RSU Syubbanul Wathon Kecamatan Tegalrejo.

“Awalnya mereka melakukan curanmor di RSU Syubbanul Wathon Tegalrejo. Kemudian anggota melakukan penyelidikan, pada saat bersamaan ada kejadian kasus percobaan pencurian ATM Bank Jateng, ternyata pelakunya sama," ungkap Yudi.

Baca juga: 91 Kali Bobol ATM, Ramyadjie Priambodo Dapat Rp 300 Juta

Selain beraksi di Magelang, komplotan ini telah beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP), meliputi 3 curanmor di Kabupaten Tegal, 5 TKP curanmor di Kabupaten Semarang, 1 TKP curat di Kabupaten Boyolali, 1 TKP curas di Kabupaten Semarang dan 1 TKP curat di Indomaret Ungaran.

Pihaknya kemudian bekerja sama dengan Polres Semarang dan Polres Tegal untuk melakukan penangkapan. Mereka ditangkap salah satunya dikenali dari CCTV di sekitar TKP.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X