Pria Asal Garut Ini Mengaku Jadi Menteri Industri di Negara Islam Indonesia

Kompas.com - 19/06/2019, 07:00 WIB
HM, tersangka kasus penistaan agama yang juga mengaku sebagai menteri Industri saat di Mapolres Garut, Selasa (18/06/2019) Kompas.com/ARI MAULANA KARANGHM, tersangka kasus penistaan agama yang juga mengaku sebagai menteri Industri saat di Mapolres Garut, Selasa (18/06/2019)

GARUT, KOMPAS.com - HM (48), tersangka kasus penistaan agama yang juga mendeklarasikan Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, mengaku ditunjuk sebagai menteri di NII, namun tidak mendapatkan gaji.

"Nggak digaji, saya dulu ditunjuk menteri Industri," katanya kepada wartawan di Mapolres Garut, Selasa (18/06/2019) sore saat ekspose kasusnya.

HM mengakui sengaja membuat dan menyebarkan selebaran yang mengakui Sensen Komara sebagai nabi adalah inisiatif dirinya. Selebaran tersebut dibuatnya sendiri dengan dibantu anaknya yang mengetik di komputer.

"Yang buat anak, yang konsep saya, inisiatif sendiri," katanya singkat.

Baca juga: Polisi Cepat Tangani Kasus Penistaan Agama, MUI Beri Apresiasi

Soal syahadat yang mengakui Sensen sebagai nabi, menurut HM, hal itu dilakukan hanya satu kali saat pembaiatan. Setelah itu saat shalat, syahadatnya sama seperti biasa.

Makanya, HM bersikeras sebagai penganut agama Islam saat ditanya oleh Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna.

HM mengaku, selebaran tersebut sengaja dibuatnya agar diketahui oleh banyak pihak. Setelah itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

"Supaya tahu saja, supaya ramai, kalau sudah tahu terserah masing-masing," katanya.

Kapolres Garut AKBP Budi satria Wiguna mengungkapkan, pelaku memang sengaja menyebarkan selebaran yang dibuatnya ke aparat pemerintah, masyarakat dan para pengikut Sensen yang lain.

Selebaran yang disebarkan kepada pengikut Sensen yang lain, menurut Budi disampaikan agar para pengikutnya mengetahui Sensen masih ada.

"Pengikutnya (Sensen) sampai 100-an orang," jelas Budi.

Baca juga: Pemuda yang Diduga Lakukan Penistaan Agama Terancam 6 Tahun Penjara

Sementara, HM sendiri ketika ditanya soal berapa jumlah pengikut Sensen yang masih ada sampai saat ini, mengaku tidak mengetahui pasti.

"Nggak tahu, karena saya buka pegawai administrasi," kata HM.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

Regional
Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Regional
Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Regional
Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah 'Swab' Ketiga

Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah "Swab" Ketiga

Regional
Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Regional
Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X