Viral Dugaan Pungli Polantas, Ini Kata Kasat Lantas Polrestabes Medan

Kompas.com - 17/06/2019, 19:07 WIB
Skrinsut video saat terjadinya dugaan pungli di pos satpam Wisma Benteng, Medan beberapa waktu lalu yang diunggah di YouTube oleh akun bernama Benni Eduward KOMPAS.com/DewantoroSkrinsut video saat terjadinya dugaan pungli di pos satpam Wisma Benteng, Medan beberapa waktu lalu yang diunggah di YouTube oleh akun bernama Benni Eduward

MEDAN, KOMPAS.com - Sebuah video praktik dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum polisi lalu lintas di Medan kepada seorang pelanggar aturan viral di media sosial.

Video yang diunggah di YouTube oleh akun bernama Benni Eduward itu mendapat 1.300 like, 765 komentar dan ditonton 112.000 kali sejak diunggah seminggu lalu.

Akun YouTube tersebut berisi 4 video. Tiga video terakhir terkait dugaan pungli. Video tersebut tampaknya merupakan hasil rekaman jarak jauh dan memperlihatkan aksi dugaan suap seorang pengendara motor kepada oknum polantas.

Seorang pengendara yang mengenakan jaket abu-abu bercorak awalnya tampak berbicara dengan seorang oknum polantas yang memegang sesuatu di tangannya.


Baca juga: Viral Bus Ditarik Rp 50.000, Ini Tarif Parkir di Kota Malang Sesungguhnya

Sejenak kemudian, keduanya berhenti di depan pos satpam. Keduanya tampak beradu argumen. Oknum polisi tersebut mengajak si pengendara masuk ke pos satpam dan tangannya mengarahkan ke seorang petugas sekuriti.

Si pengendara kemudian mengikuti ajakan tersebut. Setelah itu, pengendara mengambil sesuatu dari sakunya kemudian menyerahkannya kepada sekuriti. Tak lama kemudian si pengendara motor matik tersebut tampak berlalu melewati pos tanpa mengenakan helm.

Kepala Satlantas Polrestabes Medan, AKBP Juliani Prihartini, kepada Kompas.com mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyelidiki kebenaran video tersebut. Menurutnya, personel yang bertugas di seputaran Wisma Benteng nantinya akan diperiksa.

"Terkait dengan sanksi, akan diberikan berdasarkan pelanggarannya," katanya, Senin sore (17/6/2019).

Baca juga: Viral Pengendara Bawa Motor Sambil Berdiri, Polisi Akan Tindaklanjuti

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut berawal saat pelanggar lalu lintas melakukan tawar-menawar dengan anggota polisi lalu lintas.

"Kita juga mengimbau kepada masyarakat jangan melakukan hal seperti itu. Untuk sekuritinya sampai sekarang saya belum bisa menjawab itu. Masih terkait anggota lah," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Regional
Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Regional
Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Regional
Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Regional
Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Regional
Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Regional
KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

Regional
Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Regional
Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul 'Traffic Cone' Sebelum Tewas

Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul "Traffic Cone" Sebelum Tewas

Regional
Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Regional
Polda Jatim: Siapa Pun yang Temukan Veronica Koman Harap Hubungi Polisi

Polda Jatim: Siapa Pun yang Temukan Veronica Koman Harap Hubungi Polisi

Regional
'Naik Kelas' Jadi Polresta, Polres Ambon Bakal Dipimpin Kombes

"Naik Kelas" Jadi Polresta, Polres Ambon Bakal Dipimpin Kombes

Regional
Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi, Pemprov Jabar Bentuk Payung Hukum dan Satgas

Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi, Pemprov Jabar Bentuk Payung Hukum dan Satgas

Regional
Karhutla Mendekati Perumahan di Kubu Raya, Warga Pilih Mengungsi

Karhutla Mendekati Perumahan di Kubu Raya, Warga Pilih Mengungsi

Regional
Begini Kondisi 4 Bayi Kembar Perempuan yang Baru Lahir di Banyumas

Begini Kondisi 4 Bayi Kembar Perempuan yang Baru Lahir di Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X