Kompas.com - 16/06/2019, 21:32 WIB
Pengurus DPD Partai Demokrat NTB bertemu dan menyatakan penolakan mereka terhadap usulan KLB, Minggu (16/6/2019) DOK Partai Demokrat NTBPengurus DPD Partai Demokrat NTB bertemu dan menyatakan penolakan mereka terhadap usulan KLB, Minggu (16/6/2019)

MATARAM, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-NTB menolak usulan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

KLB diusulkan sejumlah kader partai demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD).

"Kenapa kami di NTB ini menolak? Karena tidak ada dasar untuk melaksanakan KLB sesuai dengan konstitusi dan PO partai Demokrat. Bila KLB terlaksana di luar ketentuan yang diatur AD/ART partai, maka akan menjadi preseden buruk bagi partai," kata Ketua DPD Partai Demokrat NTB Mahaly Fikri, Minggu (16/6/2019).

Baca juga: Seluruh Kader Demokrat Diperingatkan Tak Bicara Lebih Lanjut soal Kongres Luar Biasa

Menurut Mahally, dirinya dan seluruh pengurus, kader serta simpatisan di NTB menyayangkan dan prihatin atas apa yang terjadi akibat proklamasi GMPPD di tengah suasana duka dan berkabung seluruh keluarga besar Partai Demokrat, atas meninggalnya Ani Yudhoyono.

"KLB yang dilaksanakan di luar aturan adalah pada hakekatnya makar atau pemberontakan pada pemimpin yang sah (legal)," lanjutnya kembali.

Dikatakannya, jika KLB akan dilakukan hanya karena perolehan suara partai menurun, semua pihak harus menyelesaikan dan mengoreksinya, bukan saling menyalahkan antar sesama kader apalagi dengan mengadakan KLB.

Baca juga: Agus Hermanto Sebut Usulan KLB dari Senior Demokrat Akan Dibahas Sesuai AD/ART

Dia menegaskan kembali bahwa Demokrat adalah partai yang punya pengalaman menang dalam Pemilu dan tahu bagaimana caranya untuk bisa jadi pemenang.

"Maka kalau dalam Pemilu 2019 mengalami kekalahan dan gagal mencapai target berarti ada dari langkah-langkah dan syarat-syarat mencapai kemenangan yang terabaikan selama proses Pemilu diikuti. Hal inilah yang perlu dievaluasi untuk perbaikan dimasa mendatang," tekannya.

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat, dirinya mengingatkan hendaknya semua pihak saling menguatkan, melakukan konsolidasi, evaluasi komprehensif dan introspeksi diri semua kader dan fungsionaris yang sejujur-jujur dan seadil-adilnya.

Baca juga: Dewan Kehormatan Demokrat Gelar Rapat Sikapi Manuver Max Sopacua Cs

Pandangan dan saran yang DPD Demokrat NTB ini telah disampaikan kepada DPP Partai Demokrat.

"Demokrat NTB dalam pandangan dan sikapnya menekankan bahwa mempebaiki keadaan dan menyelesaikan masalah bukan dengan menyesali diri sendiri, saling menyalahkan, apalagi menyelenggarakan KLB, kami dengan tegas menolak KLB," tekan Mahally.

Kompas TV Selain menerima warga dan pejabat negara, Presiden Joko Widodo juga bersilaturahim dengan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono. Kedua putra presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini datang menemui Presiden Jokowi didampingi istrinya masing-masing. Sementara, presiden didampingi ibu negara dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep. #AHY #Jokowi #AgusHarimurtiYudhoyono
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.