30 Rumah Terkena Longsor di Sawahlunto, 7 Rusak Berat

Kompas.com - 14/06/2019, 23:56 WIB
Tiga puluh rumah di Sawahlunto dihantam longsor. Tujuh di antaranya rusak berat. Dok BPBD SumbarTiga puluh rumah di Sawahlunto dihantam longsor. Tujuh di antaranya rusak berat.

PADANG, KOMPAS.com - Sebanyak 30 rumah dan tujuh di antaranya mengalami rusak berat di Sawahlunto, Sumatera Barat, akibat diterjang longsor.

"Kami sudah mendata akibat longsor di Sawahlunto Rabu lalu. Tercatat ada 30 rumah yang terkena dampak dan tujuh di antaranya mengalami rusak berat," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur yang dihubungi, Jumat (14/6/2019).

Rumainur menyebutkan, longsor menerjang tiga kecamatan di Sawahlunto yaitu Lembah Segar, Silungkang dan Barangin.


Baca juga: Longsor Rusak Puluhan Rumah Warga di Sawahlunto

Kecamatan terparah ada di Lembah Segar yang menyebabkan 15 rumah terdampak dan tujuh di antaranya rusak berat.

"Kalau lokasi terparah memang di Lembah Segar. Ada 15 rumah dan tujuh di antaranya rusak berat," tegasnya.

Saat ini, kata Rumainur, pembersihan material longsor sudah selesai dilaksanakan. Namun demikian, warga masih membutuhkan sejumlah terpal dan tenda.

Baca juga: Hujan Lebat, 3 Daerah di Sumbar Diterjang Banjir dan Longsor

"Pembersihan sudah selesai. Namun mereka masih butuh terpal dan tenda. Kita sudah mengirimkannya," katanya.

Menurut Rumainur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar sedang menghitung kerugian yang dialami.

"Pemprov sedang menghitungnya. Ada kemungkinan rumah yang rusak mendapatkan bantuan dari Pemprov, namun kami masih menunggunya," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X