Bertemu Dubes Belgia, Ridwan Kamil Tawarkan Bisnis Sapi

Kompas.com - 12/06/2019, 17:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan Duta Besar Belgia H.E. Stephane De Locker di Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu (12/6/19). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan Duta Besar Belgia H.E. Stephane De Locker di Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu (12/6/19).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia H.E. Stephane De Locker di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019).

Dalam pertemuan itu, Ridwan mengajak Belgia untuk menjajaki kerja sama pengembangan sapi Belgian Blue di Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Emil itu berharap kerja sama itu bisa memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi warga Jabar.

"Jadi kebutuhan daging sapi di Jabar itu dari 100 persen kita hanya bisa menyuplai 30 persen, 70 persennya harus diimpor. Oleh karena itu kita minta didatangkan perusahaan dari Belgia berinvestasi. Sapi Belgia ini kan terkenal ke seluruh dunia. Belgian Blue ini gede-gede, kita akan fokuskan itu di jangka pendek," kata Emil usai pertemuan.

Baca juga: Soal Proyek Meikarta, Ridwan Kamil Tunggu Arahan KPK

Emil menambahkan, kerja sama sapi itu juga bisa dikaitkan dengan program one pesantren one product.

"Satu pasantren satu produk salah satu bisnisnya itu sapi. Tadi disebutkan demand-nya kan tinggi sekali, ini sedang akan kita titipkan di jangka pendek," ujarnya.

Terkait investasi jangka panjang, Emil membuka peluang para investor asal Belgia untuk menanamkan modal di kawasan segitiga Rebana sebagai wilayah pengembangan ekonomi baru di Jabar.

"Tadi saya menawarkan Rebana beliau tertarik. Karena akan dijadikan KEK, dalam tiga empat bulan statusnya sedang difinalisasi oleh Kemenko Perekonomian. Terus ada puluhan lokasi sudah siap, mudah-mudahan salah satunya diambil investasinya oleh perusahaan dari Belgia," jelasnya. 

Baca juga: Ridwan Kamil Ingatkan Kepala Daerah Jaga Persatuan

Sementara itu, Duta Besar Belgia H.E. Stephane De Locker mengatakan, sektor peternakan memang menjadi isu utama yang dibicarakan dalam pertemuannya itu.

Ia mengatakan, peluang itu cukup terbuka mengingat Belgia sudah bekerja sama dalam pengembangan sapi di wilayah Bogor.

"Isu yang kami diskusikan juga adalah pengembangan kualitas ternak. Salah satu proyek yang sudah kami investasikan ada di Bogor," ujar Stephane.

Baca juga: Ridwan Kamil Segera Bahas Masalah Pengangguran Bersama Bupati Bekasi Baru

Menurut Stephane, pertemuan itu akan dilanjutkan dalam beberapa bulan ke depan. Ia berjanji bakal membawa para pengusaha asal Belgia untuk mengamati peluang investasi di Jabar.

"Ada beberapa proyek serta inisiatif yang bisa membuat masa depan Jawa Barat bersinar. Bulan Oktober akan datang delegasi penting bisnis Belgia ke Jawa Barat. Kunjungan delegasi Belgia nanti untuk berbagai sektor, seperti infrastruktur, produksi makanan, produk makanan halal, dan berbagai sektor industri lainnya yang bisa diaktifkan baik di Jawa Barat maupun Belgia," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X