Ridwan Kamil Ingatkan Kepala Daerah Jaga Persatuan

Kompas.com - 11/06/2019, 12:26 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memimpin apel pagi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (10/6/2019). Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memimpin apel pagi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (10/6/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan para kepala daerah di Jabar agar selalu menjaga persatuan.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri halalbihalal dengan para kepala daerah beserta forum komunikasi pimpinan daerah di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (11/6/2019).

Dalam kesempatan itu hadir juga mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, mantan penjabat Gubernur Jabar M Iriawan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Safriadi, para sekda kota kabupaten dan para kapolres di Jabar.

Baca juga: 30 Menit Penjelasan Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat soal Desain Masjid Al Safar

Dalam pidatonya, pria yang akrab disapa Emil itu merasa prihatin dengan kondisi masyarakat yang sering berselisih lantaran perbedaan pilihan politik.

"Nikmat iman Islam itu membuat kita punya tujuan yaitu ibadah. Makanya jadi Gubernur juga niatnya semata karena ibadah. Ada awal pasti ada akhir, jadi jangan khawatir pasti berhenti. Jadi yang masih ngomongin politik nanti saja 2023. Sekarang mah bangun ukhwah bangun Jabar juara lahir batin," ujarnya.

Emil menjelaskan, masyarakat harus bisa bersyukur dengan nikmat berbangsa dan bernegara yang Allah berikan. Sebab, tidak semua manusia mendapat kenyamanan bernegara seperti warga Afganistan dan Suriah yang masih berperang.

"Kadang saya sedih politik sering memisahkan kita padahal kita sesama muslim. Saya hanya ingin mengingatkan, urusan duniawi jangan merusak ukhwah Islamiyah kita. Termasuk urusan pilihan presiden, berbeda tapi syahadat kita sama. Seringkali ini antar mukmin bertengkar termasuk yang dihadapi hari ini, itu kesedihan yang bisa jadi renungan," jelasnya. 

Baca juga: Ridwan Kamil: Angka Kecelakan Angkutan Lebaran di Jabar Menurun

Menurut Emil, rusaknya sebuah negara muncul dari peperangan yang dipicu oleh kebencian dan provokasi.

"Kerusuhan datang dari kebencian yang diumbar dari beragam media, kebencian di media datang dari provokasi dan pikiran. Maka marilah kita berdamai sejak dari pikiran. Saya titip di era digital mari jaga semua potensi yang menimbulkan polemik, kontroversi, perpecahan, sejak dari pikiran. Jaga lisan, jaga tulisan postingan," ungkapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Regional
Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X