Ridwan Kamil Segera Bahas Masalah Pengangguran Bersama Bupati Bekasi Baru

Kompas.com - 12/06/2019, 16:31 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Neneng Hasanah Yasin di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019). Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Neneng Hasanah Yasin di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku akan segera berkoordinasi dengan Eka Supria Atmaja selaku Bupati Bekasi yang baru guna membahas masalah penggangguran.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku akan membuat kebijakan terkait kewajiban penyerapan tenaga lokal oleh pelaku industri di Bekasi.

"Nanti sama-sama membuat kebijakan memprioritaskan warga lokal. Mewajibkan pabrik membangun sekolah namanya teaching factory, tapi yang jadi murid di sana warga lokal. Lulus di sana, skill meningkat sesuai kebutuhan sehingga bisa disalurkan," ujar Emil, usai melantik Eka di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Lantik Bupati Definitif, Ridwan Kamil Sebut di Bekasi Banyak Godaan

Emil menilai ironis melihat banyak warga lokal di Bekasi yang seperti tamu di daerah sendiri lantaran tak mendapat lapangan kerja.

Karena itu, kata Emil, masalah pengangguran bakal jadi atensinya untuk segera dibahas bersama Eka.

"Saya tidak mau mendengar, sedih kalau warga Bekasi sendiri merasa jadi tamu. Yang bekerja warga dari daerah provinsi lain, kebanyakan warga lokal hanya di level ujung. Nanti kita bahas, makanya saya menunggu momentum pelantikan ini supaya sinkron. Jadi itu agenda terpenting Bekasi yang akan saya bahas dengan Pak Eka," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Eka mengatakan, banyak program prioritas yang akan ia garap setelah resmi menjadi bupati.

Baca juga: Ridwan Kamil Ingatkan Oded soal Kebakaran 2 Pasar di Bandung

 

Terkait masalah pengangguran, ia bakal memberi penekanan terhadap Pergub 35 soal kewajiban industri menyerap 30 persen tenaga lokal.

"Kami akan mengadakan pelatihan lewat disnaker. Ada regulasi kami dalam Pergub 35 bahwa ada kewajiban pengusaha terkait izin untuk berpartisipasi 30 persen bisa menerima tenaga lokal kalau memang belum mampu dilatih biar mampu," kata Eka. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X