Lantik Bupati Definitif, Ridwan Kamil Sebut di Bekasi Banyak Godaan

Kompas.com - 12/06/2019, 11:28 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Neneng Hasanah Yasin di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019). Dokumentasi Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Neneng Hasanah Yasin di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Neneng Hasanah Yasin yang tersandung kasus korupsi suap perizinan Meikarta.

Sebelumnya, Eka menjabat sebagai Wakil Bupati Bekasi.

Baca juga: 3 Terduga Teroris di Bekasi Ditangkap Saat Sedang Tidur

Dalam kesempatan itu, Ridwan menekankan masalah intgeritas. Ia menyebut, banyak godaan bagi pejabat daerah di Bekasi mengingat daerah itu merupakan kawasan industri.

"Saya titipkan, satu jaga benteng integritas. Jangan sampai kejadian lagi, karena Bekasi itu banyak proyek, industrinya banyak. Jadi godaan dari pihak ketiga banyak sekali. Maka kalau benteng integritasnya patah akan repot," ujar Emil, sapaan akrabnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6/2019).

Emil pun berharap kejadian yang menimpa Neneng Hasanah Yasin jadi pelajaran berharga bagi para pejabat di Kabupaten Bekasi.

"Saya mendoakan sekali jangan sampai jatuh dua kali. Nasihat saya kepada semua orang sama bahwa kekuasaan itu ujian bukan rezeki. Kenapa ujian karena harus dilalui dengan kehati-hatian dan tidak semuanya dalam catatan kita lulus dalam ujiannya," tambahnya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bekasi: Kami Harapkan Pendatang yang Punya Skill

Emil mengatakan, banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan oleh Eka seperti pelayanan publik dan pengangguran. Program tersebut harus segera beres mengingat Kabupaten Bekasi punya peran penting di Jawa Barat.

"Ini momen yang mungkin ditunggu oleh warga Kabupaten Bekasi setelah proses pengadilan selesai. Profesionalisme harus tingkatkan karena nanti ada program 4.0 dan lain-lain. Di Bekasi nanti panggungnya karena industri ngumpulnya di sana," jelasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X