Seorang Bocah Tewas Keracunan Asap Genset, Kedua Orangtuanya Kritis

Kompas.com - 10/06/2019, 15:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

  PALEMBANG, KOMPAS.com- Satu keluarga di Perumahan Putra Mas Residen di Jalan Rawa Jaya RT 10 RW 03, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan, keracunan diduga menghirup asap dari mesin genset.

Kejadian itu mengakibatkan M (10), anak dari pemilik rumah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) tewas di lokasi. Sementara kedua orangtuanya yakni Dedi Susanto (32) dan Sri Wulandari (29) masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda mengatakan, kejadian itu diketahui setelah seorang saksi bernama Anton Sawiran (32) melapor, bahwa ada satu keluarga yang mengalami keracunan, pada Minggu (9/6/2019) malam.

Dari hasil olah TKP, rumah yang didiami oleh para korban tidak memiliki aliran listrik sehingga harus menggunakan mesin genset untuk menghidupkan lampu.

"Kemungkinan dikarenakan rumahnya belum ada listrik, jadi korban memakai genset. Asap genset itu diduga masuk lewat kamar mandi," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Setelah Tusuk Tukang Sayur hingga Tewas, Pria Ini Bakar Rumahnya

Rivanda menjelaskan, Dedi dan Sri masih dalam kondisi belum sadar dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Mereka masih menunggu hasil pemeriksaan medis terkait kejadian tersebut.

 "Yang meninggal adalah anak korban, dugaannya keracunan. Tapi masih menunggu hasil keterangan dari dokter," ujarnya.

Baca juga: Innova Masuk Jurang, 1 Tewas, 7 Luka-luka, 2 Belum Ditemukan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X