Tanpa KTP dan Surat Keterangan, Penduduk Liar di Bali Akan Dipulangkan

Kompas.com - 10/06/2019, 07:10 WIB
Petugas memeriksa pemudik yang membawa barang bawaan setibanya di Terminal Mengwi, Badung, Bali, Sabtu (8/6/2019). AntaranewsPetugas memeriksa pemudik yang membawa barang bawaan setibanya di Terminal Mengwi, Badung, Bali, Sabtu (8/6/2019).
Editor Rachmawati

BADUNG, KOMPAS.com - Satpol PP Kabupaten Badung, Bali melakukan pemeriksaan identitas penduduk pendatang di Terminal Mengwi. Mereka diminta menunjukkan KTP atau Surat Keterangan dari desa.

"Tujuannya untuk meminimalkan penduduk liar yang sama sekali tidak memiliki kelengkapan identitas dan juga keluarganya kita juga nggak tahu. Untuk itu apabila ditemukan penumpang tanpa identitas lengkap langsung dikembalikan ke daerah asalnya," kata Kasi Operasional Satpol PP Badung, A.A. Dharma Putra, di Mengwi, Badung, Minggu (9/6/2019).

Ia mengatakan dengan pemeriksaan yang telah dilakukan saat arus balik ini, penduduk pendatang masih didominasi kalangan anak muda hingga orang tua. Sementara itu, untuk daerah yang lebih banyak kedatangannya menuju Bali yakni dari Banyuwangi, Madura, dan Kupang.

Baca juga: Peserta Aksi di Bawaslu Mengaku Asal Sukabumi, Kapolres: Harus Cek KTP

Menurut dia, kedatangan dari para penduduk ini mayoritas memiliki tujuan mencari pekerjaan di Bali. Jumlah pendatang tanpa identitas pada tahun sebelumnya lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk pendatang di tahun 2019.

Ia menjelaskan selama pengecekan yang sudah dimulai sejak pasca-lebaran, akan lebih diperketat.

"Hasil dari pemeriksaan terhadap penduduk pendatang sejauh ini masih aman," katanya.

Kepada masyarakat, ia mengimbau untuk melengkapi identitas dari masing - masing desa terlebih dulu untuk surat pindah dari kepala desa, agar setelah tiba di Terminal Mengwi tetap aman dan tidak terganggu.

Selain Satpol PP, pihak kepolisian juga memeriksa barang bawaan dari para penduduk pendatang dan pemeriksaannya juga masih tergolong aman.

Baca juga: Diperiksa KPK, Ganjar Pranowo Ditanya soal Pembahasan Anggaran E-KTP

Pengamanan juga dilakukan di beberapa titik seperti Simpang Cempaka, Celuk, dan Beringkit.

"Untuk memantau pergerakan meningkatnya arus balik, sudah ada rekan kami dari Polres Badung yang turun di setiap jalur untuk mengamankan perjalanan arus balik ini," kata Kepala Pos Pelayanan Terminal Mengwi, I Made Sucipta.

Ia juga mengatakan pengawasan dilakukan 1 x 24 jam bersama tim gabungan, baik dari Satpol PP, Basarnas, tim kesehatan, Dishub beserta aparat lainnya. Pemeriksaan diperketat sekitar pukul 05.00 Wita - 07.00 Wita dan juga bekerja sama dengan K-9 Polda Bali untuk mengantisipasi ditemukannya barang - barang mencurigakan.

Artikel ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul Satpol PP Badung periksa pendatang di Terminal Mengwi

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X