Peserta Aksi di Bawaslu Mengaku Asal Sukabumi, Kapolres: Harus Cek KTP

Kompas.com - 22/05/2019, 15:35 WIB
Sejumlah anggota Polres Sukabumi Kota  melakukan pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan Cibolang, Sukabumi, Jawa Barat,  Selasa (23/5/2019) malam.KOMPAS.com/BUDIYANTO Sejumlah anggota Polres Sukabumi Kota melakukan pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan Cibolang, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/5/2019) malam.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Sejumlah warga mengaku dari Sukabumi, Jawa Barat dilaporkan telah bergabung dengan massa aksi di sekitar kantor Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu), Jakarta Pusat sejak Selasa (21/5/2019) kemarin.

"Ya mungkin saja. Tapi harus dicek identitas KTP nya," kata Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (22/5/2019).

Dia menuturkan pihaknya sudah membuat pos penyekatan di Cibolang, batas Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Massa Mulai Datangi Bawaslu, Mengaku dari Cianjur dan Sukabumi

Di pos penyekatan ini dilaksanakan pemeriksaan setiap kendaraan baik pribadi maupun umum yang keluar dari Kota Sukabumi ke arah Jakarta.

"Namun warga yang akan pergi ke Jakarta bisa juga melalui Cianjur," tutur dia.

Susatyo juga mengimbau masyarakat Sukabumi untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan beribadah.

"Kepada siapapun yang ikut aksi, agar tetap hati-hati dan mematuhi hukum," imbau dia.

Sementara itu, pantauan Kompas.com di pos penyekatan Cibolang di Jalan Lingkar Selatan, hingga Rabu (22/5/2019) dini hari, sejumlah anggota Polres Sukabumi Kota secara bergantian memeriksa setiap kendaraan yang mengarah ke arah Jakarta.

Baca juga: Petasan Meledak di Sukabumi, Lima Orang Luka-luka

Di pos penyekatan, jalur kendaraan melalui Jalan Raya Sukabumi-Bogor dan Jalan Lingkar Selatan dijadikan satu pintu keluar di persimpangan Cibolang.

Sehingga, semua kendaraan arah Bogor dan Jakarta harus melintasi pos penyekatan untuk pemeriksaan.

"Hingga hari ini baik di pos penyekatan dan wilayah hukum Polres Sukabumi Kota pada umumnya kondusif," pungkas Susatyo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X