Dilarang Pawai, Mereka Pun Bekreasi di Masjid dengan Lampu Obor...

Kompas.com - 05/06/2019, 06:20 WIB
Lampu Obor menghiasi masjid Ar-Rasyidin di Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Tellu Wanua, Kota Palopo, Selasa (04/06/2019) malam KOMPAS.com/AMRAN AMIR Lampu Obor menghiasi masjid Ar-Rasyidin di Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Tellu Wanua, Kota Palopo, Selasa (04/06/2019) malam

PALOPO, KOMPAS.com - Remaja Masjid Ar-Rasyidin di Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Tellu Wanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (4/6/2019) malam, menghiasi masjid dengan obor untuk meramaikan malam takbiran.

Lampu obor terbuat dari bambu yang diisi dengan kain atau kapas lalu diisi dengan minyak tanah sebagai bahan bakarnya.

Obor-obor itu kemudian dipasang di halaman masjid dengan berbagai kreasi agar nampak indah dengan suasana cahaya remang. Obor yang telah habis bahan bakar minyaknya akan diisi ulang oleh para remaja masjid.

Baca juga: Masih Ada Pemudik yang Melintas di Pantura, Takbiran Diimbau di Masjid Saja


Anak-anak, remaja hingga orang dewasa beramai-ramai hadir di masjid dengan melantunkan takbir, sebagian lagi sibuk menabuh bedug.

Menurut Wahyuddin, Pembina Remaja Masjid, mereka sengaja menggelar kegiatan menghias masjid dengan obor untuk mengisi kegiatan para remaja setelah Pemerintah Kota Palopo mengimbau warga untuk tidak melakukan pawai atau konvoi kendaraan hias pada malam takbiran.

“Sesuai imbauan Wali Kota Palopo dan pihak keamanan agar di malam takbiran tidak diadakan pawai hias kendaraan atau konvoi demi menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif, maka kami melakukan dengan cara seperti ini yakni menyalakan obor di halaman Masjid. Selain itu, nuansanya juga terasa indah kelihatannya,” kata Wahyuddin saat ditemui di Masjid Arrasyidin, Selasa.

Baca juga: Jembatan Ampera Ditutup untuk Shalat Id

Selain menghiasi masjid dengan obor, mereka juga melakukan aksi tabuh bedug di halaman masjid dan melaksanakan takbiran bersama.

“Ada beberapa remaja masjid yang bergabung untuk melaksanakan takbiran secara bersama dan tabuh bedug setelah shalat Isya hingga pukul 21.00 Wita. Ini merupakan bentuk menyemarakkan malam takbiran sebagai tanda kemenangan umat Islam setelah sebulan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” ucap Wahyuddin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Regional
Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Regional
Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Regional
Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Regional
Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Regional
Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Regional
Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X