Mudik Gesit: Polisi Siapkan Tim Ganjal di Jalur Ibun

Kompas.com - 28/05/2019, 21:14 WIB
Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan saat memimpin rapat koordinasi pengamanan laga Persib Vs Persiwa di Mapolres Bandung, Jumat (8/2/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKapolres Bandung AKBP Indra Hermawan saat memimpin rapat koordinasi pengamanan laga Persib Vs Persiwa di Mapolres Bandung, Jumat (8/2/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wilayah Ibun disebut jalur rawan terjadinya kecelakaan. Musim mudik tahun 2018 lalu, ada tiga kecelakaan terjadi di jalur tersebut yang mengakibatkan kematian, namun angka kecelakaan itu dinilai menurun dibanding tahun 2017.

Guna mengantisipasi kecelakaan saat mudik lebaran 2019, Polres Bandung telah menyiapkan upaya mengurangi kecelakaan di jalur tersebut.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan bahwa pihaknya akan menempatkan sejumlah personil di jalur rawan khususnya di jalur Ibun. Medan jalan yang menanjak dan menurun kerap menjadi penyebab kecelakaan.

“Medannya secara geografis itu dari Ibun ke Samarang jalurnya bertanjakan, sebaliknya turunan,” kata Indra yang dihubungi Kompas.com, Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Mudik Gesit: Helikopter Disiagakan untuk Evakuasi Pemudik Sakit.

Karenanya pos pengamanan dan gatur akan dibangun di lokasi tersebut lengkap dengan puluhan personilnya.

Nantinya para petugas akan menyiapkan tim pengganjal serta memberikan imbauan kepada pengemudi atau pemudik untuk berhati-hati melewati jalur turunan itu.

“Antisipasi di Ibun ada pos pengamanan Ibun dengan 20 personil dan 3 pos gatur di titik krusial, itu tugasnya mereka menyiapkan tim ganjal untuk kendaraan roda empat. Ketika di turunan, mereka juga ingatkan pemudik untuk mengantisipasi khusunya kendaraan matic terkait penyiraman rem, karena rem suka panas sehingga blong,” jelasnya.

Baca juga: Mudik Gesit: Antisipasi Macet di Tol ke Merak, Tersedia 4 Toilet Portabel

Sebelumnya, Indra mengatakan bahwa sejumlah personil akan diterjunkan dalam operasi ketupat 2019. Pos-pos pengamanan dan pelayanan pun akan dibangun di sejumlah titik di jalur yang dilewati pemudik.

“26 pos pengamanan disiapkan sekitar 1.648 personil dalam operasi ini dan juga ada 2 pos pelayanan, pos kesehatan dan derek, pemadaman di Cikaledong dan Ciwidey,” tuturnya.

Begitupun dengan Jalur alternatif yang telah disiapkan, yakni Jalur Tol 148 Sapan sampai tembus di Cijapati garut, dan Jalur alternatif melalui Ibun-Samarang-Garut.

“Untuk rambu berkoordinasi dengan Dishub, kita persiapkan rambu petunjuk di jalan alternatif Sapan sampai dengan Cijapati maupun Ibun sampai Samaran ini rambu petunjuk arah, di Ibun khususnya Jalan Medan, rambu peringatan gunakan gigi satu,” jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X