Ormas Paksa Minta THR, Kapolda Jabar: Yang Melanggar Pasti Kita Sikat

Kompas.com - 28/05/2019, 16:47 WIB
Ilustrasi THR ShutterstockIlustrasi THR

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi menegaskan bakal menindak ormas yang meminta paksa Tunjangan Hari Raya ( THR) maupun paket lebaran ke perusahaan-perusahaan, maupun instansi pemerintahan.

Namun penindakan tersebut dilakukan apabila terjadi pelanggaran tindak pidana.

"Kalau yang melanggar pasti kita sikat," kata Rudy, usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019, di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Pemkot Depok Buka Posko Pengaduan bagi Karyawan yang Belum Dapat THR

Jelang lebaran, menurut Rudy, permintaan paket dan THR secara paksa kerap terjadi dan dilakukan oknum ormas. Oleh karena itu, polisi tak segan melakukan tindakan tegas apabila hal tersebut dilakukan disertai ancaman yang dinilai telah melanggar hukum.

"Kalau yang melanggar tindak pidana kita sikat. Walaupun menjelang atau pas waktu lebaran kalau pelaku tindak pidana harus di tindak," katanya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan bahwa permintaan THR itu sah saja, apabila dilakukan sesuai aturan.

Baca juga: Pegawai Protes THR Tak Dibayarkan Penuh, Ini Penjelasan RS Fatmawati

Hanya saja pemberian THR harus dilakukan secara sukarela. Namun apabila disertai ancaman, maka hal tersebut tentu melanggar aturan.

"Harus sesuai aturan, tidak ada tekanan tidak ada paksaan,. Syaratnya sukarela," kata Ferdi.

Ia mengatakan, baik pemerintah maupun swasta boleh menolak jika ada permintaan seperti itu.

"Boleh menolak. Yang paling penting ditatanan aturan tidak diperkenankan melakukan dengan dalih apapun pun. Tidak boleh menakuti-nakuti apalagi membuat resah," kata dia.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X