Kompas.com - 28/05/2019, 10:15 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi lokasi kebakaran di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (19/5/2019). dokumentasi Humas Pemkot Bandung. Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi lokasi kebakaran di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (19/5/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com- Setelah penantian panjang selama bertahun-tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akhirnya meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terkait kinerja keuangan Pemkot Bandung.

Prestasi ini menjadi catatan sejarah baru mengingat untuk pertama kalinya Pemkot Bandung meraih opini WTP.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018 diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Arman Syifa, Senin (27/5/2019).

Wali Kota Bandung, Oded M Danial sangat bersyukur upaya keras di awal kepemimpinannya ini membuahkan hasil. Dia menyebut torehan positif ini merupakan buah manis kerja keras seluruh elemen di Pemkot Bandung.

“Sesungguhnya yang dilakukan kami adalah berupaya membangun rekonsiliasi. Sejak saya dilantik dan kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama di internal. Kita berhasil mendapatkan opini WTP dari BPK dan alhamdulillah kita respon positif,” kata Oded dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin malam.

Baca juga: NTT Raih Opini WTP 4 Kali Berturut-turut, Gubernur Viktor Sebut Bukan Hal Luar Biasa

Meski bangga bisa meraih WTP, Oded mengingatkan kepada seluruh pihak di Pemkot Bandung agar tidak terlena. Justru, menurut dia, hasil ini harus menjadi pelecut motivasi untuk meningkatkan kinerja.

“Harapan saya tentu saja setelah kita mendapat WTP sama dengan kota kabupaten lain kita harus terus meningkatkan kinerja kita dalam hal penataan keuangan daerah yang baik. Apalagi bulan Ramadhan, insyallah WTP yang berkah,” ujarnya.

Oded mengungkapkan, salah satu perjuangan keras untuk bisa meraih WTP ini yakni menertibkan aset-aset milik Pemkot Bandung.

“Kita dari dulu sudah ketahuan bahwa kekurangan kita di aset daerah. Alhamdulillah, ketika saya dilantik, Pak Yana dan semua dinas terkait dari BPKA dan Pak Sekda semua kawan-kawan inspektur semua alhamdulillah dengan semangat (menertibkan aset), tinggal sedikit lagi ya,” terangnya.

Baca juga: Banten Raih WTP Ketiga Kali, Gubernur Wahidin Ungkap Rahasianya

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, Selain persoalan aset, Pemkot Bandung juga berhasil mengatasi permasalahan terkait utang jangka pendek dan piutang sewa yang selama ini menjadi batu sandungan dalam laporan Pemkot Bandung.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.