Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Kompas.com - 27/05/2019, 12:35 WIB
Jenazah Bupati Ende Marselinus YW Petu diberangkatkan dari Bandara El Tari Kupang menuju Kabupaten Ende, dengan menggunakan pesawat pribadi milik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Minggu (26/5/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREJenazah Bupati Ende Marselinus YW Petu diberangkatkan dari Bandara El Tari Kupang menuju Kabupaten Ende, dengan menggunakan pesawat pribadi milik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Minggu (26/5/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, menanggapi secara datar, soal jet pribadi miliknya yang digunakan untuk mengangkut jenazah Bupati Ende, Marselinus YW Petu dari Kupang menuju Ende.

Menurut Viktor yang dilakukannya itu hanya sekadar ikut membantu.

"Ah itu biasalah. Namanya bantu orang itu wajarlah. Apalagi orang yang lagi berduka," ujar Viktor kepada Kompas.com di Gedung DPRD NTT, Senin (27/5/2019).

Viktor juga mengaku akan menghadiri acara pemakaman jenazah Bupati Ende yang rencananya akan digelar pada Rabu (29/5/2019).


Baca juga: Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Sebelumnya diberitakan ratusan warga diaspora Ende di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengantar jenazah Bupati Ende, Marselinus YW Petu ke Bandara El Tari Kupang, Minggu (26/5/2019) siang.

Pantauan Kompas.com, jenazah Marselinus diantar ratusan warga dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Terlihat sejumlah pejabat ikut menghantar jenazah Marselinus, yakni Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, dan sejumlah pejabat lainnya.

Jenazah orang nomor satu di Kabupaten Ende itu diberangkatkan dari Kupang menuju Ende dengan menggunakan jet pribadi milik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laikodat, sekitar pukul 12.00 Wita.

Warga pun memadati pagar pembatas di Bandara El Tari dan menyaksikan dari jauh pesawat yang membawa jenazah.

Baca juga: Bupati Ende Meninggal, Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Selama 2 Hari

Warga baru beranjak pergi dan membubarkan diri masing-masing, usai pesawat lepas landas menuju Ende.

Jenazah Marselinus diterbangkan menggunakan jet pribadi Gubernur Viktor, dibenarkan oleh Kepala Biro Humas Setda NTT Marius Ardu Jelamu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X