BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Perairan Kepri, Armada Pengakut Arus Mudik Lebaran Diminta Selalu Waspada

Kompas.com - 27/05/2019, 10:29 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ JUNAEDIIlustrasi gelombang tinggi


BATAM, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau ( Kepri), memperingatkan warga Kepri dan pelaku jasa laut yang membawa penumpang arus mudik Lebaran untuk selalu berhati-hati selama tiga hari ke depan.

Sebab, cuaca di wilayah Kepri sedang tidak bersahabat. Selain berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat, juga bakal disertai dengan petir dan angin kencang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam, Suratman mengatakan, peringatan dini cuaca wilayah Kepulauan Riau dalam pantauan satelit peramal cuaca (forecaster) BMKG Hang Nadim terungkap adanya penumpukan massa udara di wilayah Kepri akibat terdapatnya daerah pumpunan angin (konvergensi) yanh cukup mendukung untuk pertumbuhan awan-awan.

Baca juga: Bibit Siklon Tropis Muncul di Laut Banda, Sejumlah Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem

Tentunya hal ini berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"Secara umum kondisi cuaca tiga hari ke depan diperkirakan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Untuk itu kami minta agar masyarakat Kepri selalu waspada dan berhati-hati," kata Suratman, melalui pesan singkat, Senin (27/5/2019).

Tak hanya itu, berdasarkan pantauan satelit peramal cuaca (forecaster) jarak pandang di laut juga berkurang menjadi 9 km dengan tiupan angin 1-15 knot dari tenggara ke barat daya.

Namun, untuk tinggi gelombang berdasarkan pantauan satelit forecaster secara keseluruhan terbilang normal.

Hanya saja, di perairan Lingga, Anambas dan Natuna yang perlu diwaspadai, karena tinggi gelombang bisa mencapai 1,30 meteran, bahkan bisa lebih.

Tidak saja di Batam, Hujan Lebat yang disertai angin kencang dan petir dapat meluas ke Kecamatan Karimun, Buru, Belat, Kundur Utara, Ungar, Durai, Lingga, Singkep Barat dan sekitarnya.

Baca juga: Waspada, Angin Kencang Selama 3 Hari Sebabkan Gelombang Tinggi di Perairan NTT

Kemudian wilayah Teluk Sebong, Tebing, Kundur Barat, Kundur, Meral, Senayang, Selayar, Singkep, Sigkep Pesisir dan sekitarnya.

"Kondisi ini diperkirakan berlangsung dari pukul 13.30 WIB hingga sore nanti, Senin (27/5/2019)," ujar dia.

Untuk itu, tambah Suratman dirinya berharap agar masyarakat Kepri selalu waspada, terutama pengguna jasa laut yang sedang mengangkut penumpang arus mudik dari Pulau Batam kesejumlah daerah dan provinsi lain seperti Riau dan Sumatera Utara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

Regional
Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Regional
Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Regional
Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

Regional
Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

Regional
Warga Palopo Korban Penganiayaan Gangster, Polisi Lakukan Penyelidikan

Warga Palopo Korban Penganiayaan Gangster, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Asmat Dibatasi Tiga Orang

Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Asmat Dibatasi Tiga Orang

Regional
Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Tak Kantongi Izin Polisi

Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Tak Kantongi Izin Polisi

Regional
Jadi Klaster Corona, 2 Perusahaan Modal Asing di Batam Ogah 'Lockdown'

Jadi Klaster Corona, 2 Perusahaan Modal Asing di Batam Ogah "Lockdown"

Regional
Jadi Zona Merah Covid-19, Karawang Berlakukan Jam Malam

Jadi Zona Merah Covid-19, Karawang Berlakukan Jam Malam

Regional
Meninggal karena Corona, Aiptu Sri Mulyono Sempat Diminta Istirahat sebagai Relawan Covid-19

Meninggal karena Corona, Aiptu Sri Mulyono Sempat Diminta Istirahat sebagai Relawan Covid-19

Regional
Covid-19 di Bali Capai 8.126 Kasus, Bagaimana Ketersediaan Ruang Isolasi?

Covid-19 di Bali Capai 8.126 Kasus, Bagaimana Ketersediaan Ruang Isolasi?

Regional
Ditegur karena Masuk Tanpa Izin, Brigpol Kiki, Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara

Ditegur karena Masuk Tanpa Izin, Brigpol Kiki, Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X