Pengamanan Lebaran, Polda Sumut Kerahkan 7.760 Personel

Kompas.com - 26/05/2019, 20:10 WIB
Personel kepolisian dari Polda Jateng bersiap mengikuti apel pengamanan untuk pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (6/11/2017). Polda Jawa Tengah mengerahkan 3.669 personelnya untuk mengamankan pelaksanaan pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution pada 8 November 2017 di Graha Saba, Solo. ANTARA FOTO/MAULANA SURYAPersonel kepolisian dari Polda Jateng bersiap mengikuti apel pengamanan untuk pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (6/11/2017). Polda Jawa Tengah mengerahkan 3.669 personelnya untuk mengamankan pelaksanaan pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution pada 8 November 2017 di Graha Saba, Solo.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 7.760 personel dikerahkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk mengamankan libur lebaran Idul Fitri 1440 H mendatang. 

"Jumlah personel yang dikerahkan ini tersebar diseluruh jajaran. Selain itu beberapa instansi terkait juga akan ikut membantu, seperti TNI, Satpol-PP, Pemadam kebakaran, SAR, serta pramuka juga akan turut didalamnya," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Minggu (26/5/2019).

Untuk arus mudik dan arus balik lebaran nanti, ujar Tatan, titik rawan kemacetan umumnya akan terjadi di Kota Binjai, Medan, dan juga Pelabuhan Belawan.

"Total lokasi kerawanan macet untuk di wilayah Sumut ada ada 74 lokasi," ucap Tatan.

Sedangkan untuk titik-titik pasar tumpah, lanjut Tatan,  ada sebanyak 103 lokasi yang tersebar di seluruh provinsi Sumut. Begitu pula untuk masjid dengan kapasitas 400-1.000 orang jamaah, terdata ada sebanyak 2.199 lokasi.

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit di Timika Capai Rp 120.000 per Kilogram

"Sehingga hal ini harus diantisipasi, mulai dari keamanan hingga potensi kemacetan yang mungkin dapat terjadi," ujar Tatan.

Kendati begitu, Tatan mengakui, untuk aksi kriminalitas juga masih menjadi perhatian polisi khususnya di Kota Medan. Adapun gangguan keamanan yang berpotensi terjadi seperti pencurian pemberatan (curat), curanmor, kemudian narkoba.

"Untuk ukurannya se-Sumut adalah di Kota Medan. Karena apa yang terjadi di kewilayahan, hulunya itu tentu adalah Kota Medan," sebutnya.

Begitu pula, sambung dia, dalam rapat koordinasi itu, ancaman bencana alam juga diprediksi masih akan terjadi di wilayah Pantai Barat. Untuk itu masyarakat yang ada disana, diimbau agar lebih berhati-hati dengan resiko bencana alam yang bisa saja terjadi.

"Kemudian kita ingatkan agar tidak slow respon terhadap ancaman teror dan penyebaran radikalisme di wilayah Sumut," imbaunya.

Selain itu Tatan mengakui, masalah lain yang dihadapi dalam Hari Raya Idul Fitri kali ini diantaranya beberapa ruas jalan yang masih rusak untuk dilewati kendaraan bermotor. Sedangkan berdasarkan data intelijen yang dikumpulkan Polda Sumut, beber Tatan, ada beberapa poin yang menjadi perhatian, diantaranya aksi teror, bencana alam dan aksi unjuk rasa serta demo yang menjulur ke kerusuhan.

"Ini yang kita antisipasi agar nantinya tidak terjadi dan menganggu kenyamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri nantinya. Untuk itu kita minta semua pihak perlu mewaspadainya," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X