38 Terduga Pelaku Kericuhan Pontianak Ditangkap

Kompas.com - 22/05/2019, 21:27 WIB
Suasa aksi massa membakar ban bekas di Perempatan Jalan Tanjung Raya I, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (22/5/2019) Istimewa Suasa aksi massa membakar ban bekas di Perempatan Jalan Tanjung Raya I, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (22/5/2019)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Petugas kepolisian mengamankan 38 terduga pelaku kericuhan di Perempatan Jalan Tanjung Raya I, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (22/5/2019).

Dampak dari kericuhan tersebut, dua pos polisi dibakar serta aktivitas warga sempat terhenti akibat ditutupnya akses Jembatan Kapuas I.

"Bukan tersangka, statusnya masih tangkapan polisi," kata Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go, Rabu malam.

Baca juga: Gubernur Kalbar Duga Ricuh di Pontianak Dampak Kejadian di Jakarta

Donny menjelaskan, hingga saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap 38 orang tersebut untuk mengetahui motifnya.

"Kepada seluruh masyarakat Kalbat diharap tenang. Jangan terpengaruh kabar bohong," ucapnya.

Baca juga: Massa Tak Dikenal Membakar Pos Polisi di Pontianak

Hingga Rabu malam, ratusan personel TNI-Polri masih disiagakan di Perempatan Jalan Tanjungpura dan Gajahmada Pontianak.

Kompas.com meralat judul dan isi berita dari yang sebelumnya menyebutkan "38 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Kericuhan di Pontianak", menjadi "38 Terduga Pelaku Kericuhan Pontianak Ditangkap". Atas kesalahan tersebut, Redaksi meminta maaf.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ini Cara Menyelamatkan Diri Jika Dililit atau Digigit Ular Sanca

Ini Cara Menyelamatkan Diri Jika Dililit atau Digigit Ular Sanca

Regional
Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Regional
Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Regional
Cerita Dahlan Sang Petugas 'Cleaning Service', Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Cerita Dahlan Sang Petugas "Cleaning Service", Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Regional
Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional

Close Ads X