Massa Pendukung 02 Unjuk Rasa di Depan Kantor Bawaslu Sumatera Utara

Kompas.com - 22/05/2019, 18:58 WIB
Ratusan massa aksi mendatangi kantor Bawaslu Sumut, Rabu (22/5/2019)KOMPAS.com / MEI LEANDHA Ratusan massa aksi mendatangi kantor Bawaslu Sumut, Rabu (22/5/2019)

MEDAN, KOMPAS com - Ratusan massa pendukung Prabowo-Sandi berunjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara (Bawaslu Sumut) di Jalan Adam Malik Medan.

Unjuk rasa ini merupakan aksi penolakan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Republik Indonesia terkait hasil Pemilu 2019, Rabu (22/5/2019).

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa sudah berkumpul sejak pukul 13.30 WIB. Belasan mobil kepolisian bersiaga di sekitar kantor Bawaslu Sumut di Jalan Haji Adam Malik, Kota Medan.

Mulai dari mobil Raisa (pengurai massa), Security Barrier dan mobil anti huru-hara. Begitu juga dengan puluhan tameng serta perlengkapan untuk menghalau hal-hal yang tidak diinginkan juga sudah dipersiapkan.

Massa yang sudah berkumpul di kawasan kantor Bawaslu Sumut kemudian melakukan orasi dan meminta agar Bawaslu dan KPU netral.

Pada siang tadi, sempat terjadi aksi mendorong kawat berduri oleh pengunjuk rasa. Hingga berita diturunkan, suasana di seputaran kantor Bawaslu Sumut semakin ramai. Bahkan penjagaan ketat dilakukan oleh TNI dan Polri.

Baca juga: KPU Tunda Rekapitulasi Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara

Dalam orasinya, dengan pengeras suara dan di atas truk, seorang orator menyampaikan permintaan agar massa aksi yang terpisah diperbolehkan menyatu dengan massa yang lebih besar, namun terhalang oleh barrier kawat berduri.

"Yang kami inginkan adalah, kami bisa berunjuk rasa di depan kantor Bawaslu. Tolong Pak polisi singkirkan kawat berduri ini. Pak polisi, masukkan karat berduri ini ke dalam mobil," katanya.

Aksi sempat mereda saat memasuki waktu shalat ashar. Seseorang di atas mobil dengan pengeras suara juga mengumandangkan azan dan massa menggelar shalat di tengah jalan secara berjamaah.

Saat massa sedang shalat, petugas polisi menyingkirkan pagar berduri dan memberikan ruang massa lebih dekat dengan kantor Bawaslu.

Sebelumnya, di Jalan Adam Malik, massa juga membakar ban di 4 titik. Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih terus berupaya mendekati kantor Bawaslu.

Baca juga: Demo Tolak Hasil Pemilu di Pamekasan Berakhir Ricuh

Sementara itu, di halaman kantor KPU di Jalan Perintis Kemerdekaan, petugas kepolisian juga tampak bersiaga dengan tameng dan lainnya. Massa yang lebih sedikit melakukan aksi mendukung situasi kondusif.

"Di sini kita ingin menyampaikan bahwa, kita tidak mau ada yang mengganggu ketertiban sosial. Bagi kami, NKRI harga mati," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Regional
Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Regional
Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Regional
Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Regional
Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Regional
Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Regional
5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Regional
Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Regional
Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Regional
Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Regional
Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Regional
Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena 'Human Error'

Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Regional
Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Regional
Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Regional
Close Ads X