Sandi Dipastikan Tak Hadir, Warga Jonggol Bubarkan Diri Sambil Bawa Nasi Kotak

Kompas.com - 21/05/2019, 20:13 WIB
Sejumlah massa yang hadir di acara Bang Sandi Menyapa Relawan dan Warga Jonggol tampak membubarkan diri di  Kampung Menan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (21/5/2019)KOMPAS.com/ AFDHALUL IKHSAN Sejumlah massa yang hadir di acara Bang Sandi Menyapa Relawan dan Warga Jonggol tampak membubarkan diri di Kampung Menan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (21/5/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Warga  yang telah hadir dalam acara "Bang Sandi menyapa relawan dan warga Jonggol", membubarkan diri setelah dikabarkan bahwa calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno tidak dapat hadir di acara tersebut, Selasa (21/5/2019).

Pantauan Kompas.com, di Kampung Menan, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, warga yang berjumlah ratusan orang yang mayoritas dari warga Jonggol menunggu setelah shalat ashar.

Namun, Sandiaga tak kunjung datang hingga acara dimulai.

Sejumlah tokoh yang hadir mulai memberi sambutan sambil mengimbau dan memotivasi kepada warga untuk tetap bertahan di lokasi sembari menunggu buka puasa.

Satu persatu warga yang hadir pun mulai meninggalkan lokasi sambil membawa nasi kotak untuk buka puasa.

Baca juga: Ini Pesan Sultan HB X untuk Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga

Caleg Gerindra, Mulyadi mengatakan, acara yang digelar hari merupakan bentuk silaturahmi dan rasa terima kasih Sandiaga Uno kepada masyarakat Jonggol karena telah memilih dan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02.

"Ini adalah silaturahmi Pak Sandi dengan warga Jonggol dalam rangka bulan suci Ramadhan. Pastinya juga Pak Sandi ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jonggol karena telah mendukung dan memilih beliau," katanya kepada Kompas.com, di lokasi.

Baca juga: 3 Imbauan Sandiaga Jelang Pengumuman Pilpres 2019

Meski demikian, Mulyadi mengaku, Sandiaga telah mengabarkan tidak dapat hadir karena ada diskusi mengenai penetapan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk Pemlihan Presiden (Pilpres) 2019, Selasa dini hari, oleh KPU.

"Pak Sandi tadi mengabarkan beliau tidak bisa keluar dari Kartanegara karena tim BPN dan Pak Prabowo sedang melakukan diskusi-diskusi untuk mencari formulasi atas respon terhadap keputusan KPU," terangnya.



Terkini Lainnya


Close Ads X