Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Jaga Dinamika Kota Semarang, Wali Kota Hendi Apresiasi Warganya

Kompas.com - 17/05/2019, 16:14 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan simbolis bantuan kepada Takmir Masjid Al Iman di Kecamatan Temabalang, Semarang, Kamis (16/5/2019). Dok. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan simbolis bantuan kepada Takmir Masjid Al Iman di Kecamatan Temabalang, Semarang, Kamis (16/5/2019).


KOMPAS.com
- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan apresiasi kepada warganya karena telah mengawal dinamika kehidupan di Kota Lumpia ini dengan baik. Tak hanya pemilu, pelaksanaan Ramadhan di Kota Semarang kali ini juga berjalan dengan lancar.

"Kepedulian warga masyarakat Kota Semarang untuk menjaga dan merawat lingkungannya agar lebih baik dan lebih hebat benar-benar luar baisa,” ujar Hendi, sapaan akrab wali kota dalam acara Tarawih Keliling di Masjid Al Iman, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kamis (16/5/2019)

Menurut Hendi, kerukunan di antara keberagaman yang terjadi di kota Semarang sulit diperoleh di tempat lain. Sebab di luar sana masih banyak orang-orang yang tidak saling menghargai.

"Contohnya, orang yang tidak puasa tidak menghargai orang berpuasa, yang memiliki bisnis menganggap orang berpuasa menghalangi usahanya," ujar Hendi seperti dalam keterangan tertulisnya.

Namun, kata Hendi, hal itu tidak di kota Semarang. Di sini malah begitu indah. Orang yang tidak puasa dengan ikhlas menghargai orang berpuasa. Perbedaan yang ada di lingkungan tesebut di Kota Semarang adalah hal yang wajar.

"Hal yang penting jangan dibawa terlalu panjang sehingga memunculkan dendam. Karena pada dasarnya kita adalah satu sedulur bangsa Indonesia dan warga Kota Semarang,” tuturnya.

DI kesempatan itu, Wali Kota Hendi mengatakan yang menjadi tantangan saat ini adalah bagaimana seluruh masyarakat Kota Semarang mendukung pembangun. 

Caranya adalah dengan saling berpartisipasi dalam pembangunan tersebut melalui pemanfaatan saluran komunikasi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

“Jika kami sudah saling percaya dan ikhlas membangun kota ini, saya yakin hal-hal yang jelek akan dapat kita singkirkan,” pungkas Hendi.

Sementara itu, KH. Muhammad Gufron, dalam tausiahnya di tarawih menyebutkan, dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah ini agar semuanya menjaga iman dan amal ibadah.

Ia menyebutkan bila Allah SWT sayang kepada orang-orang yang beriman. Untuk itu, hendaknya sebagai umat muslim tidak jauh dengan Allah.

“Jika merasa beriman maka jagalah pesan Allah, janganlah kamu mati kecuali kamu membawa iman. Caranya jadikan bulan Ramadhan ini sebagai latihan, yaitu latihan disiplin, sabar, peduli karena keimanan diwujudkan dengan ibadah,” paparnya.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Regional
Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Regional
Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Regional
Seorang Operator 'Backhoe' Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Seorang Operator "Backhoe" Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Regional
4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

Regional
Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Regional
Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Regional
Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Regional
Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Regional
Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Regional
Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Regional
'Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk'

"Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk"

Regional
Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Regional
Diiming-imingi Ponsel, 19 Anak Laki-laki Dicabuli Perangkat Desa, Pelaku Disembunyikan Penjaga Kebun

Diiming-imingi Ponsel, 19 Anak Laki-laki Dicabuli Perangkat Desa, Pelaku Disembunyikan Penjaga Kebun

Regional
komentar di artikel lainnya