MInggu Ketiga Mei, BI Palu Siapkan Rp 1,9 Triliun Untuk Pelayanan Tukar Uang Baru

Kompas.com - 17/05/2019, 11:40 WIB
 Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah proyeksikan dana sebesar Rp. 1,9 Triliun untuk Idul Fitri, Sabtu (11/5/2019). KOMPAS.com/Erna Dwi Lidiawati Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah proyeksikan dana sebesar Rp. 1,9 Triliun untuk Idul Fitri, Sabtu (11/5/2019).

PALU, KOMPAS.com – Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Tengah  memproyeksikan kebutuhan uang menjelang Idul Fitri sebesar Rp 1,9 triliun. Menurut Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah nilai ini relative sama dengan realisiasi tahun 2018.

“Kami sudah membuat perhitungan bahwa untuk naik lebih dari realisasi tahun 2018 kayaknya tidak. Dan itu sudah dihitung betul oleh kawan-kawan perbankan sehingga kita sediakan Rp  1,9 triliun untuk seluruh Sulawesi Tengah. Jadi secara presentase sama, tidak ada yang berubah,” kata Miyono, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: BI Cirebon Siapkan Rp 8 Triliun Rupiah untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

Selanjutnya dana sebesar satu triliun lebih itu nantinya akan ditarik perbankan di wilayah Sulawesi Tengah. Dana itu sebagian akan digunakan juga untuk kegiatan penukaran uang kepada masyarakat.

“Untuk tempat penukaran uang nanti akan kita cari tempat yang luas, biar kita bisa memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat luas. Kemungkinan besar di minggu ketiga atau empat di bulan Mei ini masyarakat sudah bisa menukarkan uangnya. Untuk informasinya tempat penukaran uang secepatnya akan disampaikan,” jelas Miyono.

Baca juga: BI Purwokerto Siapkan Rp 500 Juta untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru di Pasar Murah

Terkait kegiatan penukaran uang yang dilakukan oleh Bank Indonesia mendapat respon dari warga, salah satunya adalah Marlia (60). Ia mengatakan akan menukarkan uang dengan pecahan lima ribu.

“Uang itu nanti akan saya berikan kepada anak-anak yang datang ke rumah untuk bertamu saat lebaran tiba. Anak-anak itu pasti suka dapat uang baru yang tidak lusuh,” ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Regional
UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

Regional
Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Regional
Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

Regional
Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X