Kompas.com - 17/05/2019, 10:17 WIB
Sejumlah warga di Jalan Siliwangi Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon mengantre untuk menukarkan uang di mobil kas keliling Bank Indonesia, Kamis (16/5/2019). Mereka memilih menukarkan di awal waktu menghindari kepadatan dan antrean panjang apabila penukaran mendekati Idul Fitri mendatang. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONSejumlah warga di Jalan Siliwangi Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon mengantre untuk menukarkan uang di mobil kas keliling Bank Indonesia, Kamis (16/5/2019). Mereka memilih menukarkan di awal waktu menghindari kepadatan dan antrean panjang apabila penukaran mendekati Idul Fitri mendatang.

CIREBON, KOMPAS.com – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cirebon Jawa Barat menyediakan layanan penukaran uang baru dengan total nilai Rp 8 triliun.

Penukaran uang baru akan berlangsung selama 17 hari, atau sejak tanggal 13 hingga 29 Mei mendatang. KPw Bank Indonesia Cirebon berkerjasama dengan sejumlah bank melayani penukaran di dalam dan juga luar kantor dengan mobil kas keliling.

M Abdul Madjid Ikram, Kepala KPw Bank Indonesia Cirebon menyampaikan pihaknya menyediakan uang baru berbagai pecahan dari yang terbesar Rp100.000 hingga terkecil Rp1.000.

Baca juga: BI Purwokerto Siapkan Rp 500 Juta untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru di Pasar Murah

Penukaran di luar kantor akan dilakukan di 19 titik secara bergantian dan bekerja sama  dengan sejumlah bank. Beberapa tempat antara lain: Pasar Kramat Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Halaman Masjid Attaqwa Kota Cirebon, dan Halaman Masjid Nurul Iman Perumnas Kota Cirebon.

Mereka juga akan membuka layanan penukaran uang baru di rest area Tol Cipali seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kami menyediakan baik dari mulai pecahan Rp100.000, Rp50.000 hingga yang terkecil. Kegiatan ini kita laksanakan di seluruh wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan). Memang konsentrasi saat ini masih di Kota Cirebon. Kegiatan penukaran ini berkerjasama dengan beberapa perbankan,” kata Madjid saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/5/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada minggu kedua bulan suci Ramadhan, Bank Indonesia Cirebon menyediakan uang baru senilai Rp 6 triliun rupiah. Namun secara keseluruhan, total jumlah uang baru yang disediakan pada Ramadhan tahun 2019 sebesar Rp8 triliun rupiah.

Jumlah ini naik dari tahun 2018 lalu senilai Rp5 triliun rupiah. Penambahan ini dilakukan berdasarkan tingkat antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang baru serta kondisi ekonomi Indonesia yang membaik.

Penukaran uang baru juga merupakan upaya Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang baru masyarakat selama bulan suci ramadan hingga menjelang Idul Fitri mendatang.

Baca juga: BI Kediri Layani Penukaran Uang Baru untuk Lebaran hingga 28 Mei

Pantauan Kompas.com, sejumlah warga di Jalan Siliwangi Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon rela mengantre cukup panjang untuk menukarkan uang lamanya dengan yang baru di mobil kas keliling Bank Indonesia.

Mereka yang tiba sejak pagi, rela mengantre secara berdiri untuk menunggu giliran. Bahkan, semakin siang antrean warga justru semakin bertambah panjang.

Yudi warga Kota Cirebon mengaku mengantre sejak pagi. Dia memilih menukarkan uang baru beberapa pekan sebelum mendekati Idul Fitri untuk mengantisipasi antrean yang kian panjang.

Lebaran masih lama. Cuman ini mumpung lagi ada kesempatan. Daripada nanti (mendekati lebaran) penuh dan lama,” kata Yudi yang mengenakan batik bermotif mega mendung.

Yudi menukarkan uang senilai Rp2.600.000 dengan berbagai pecahan, terutama nilai kecil. Uang baru tersebut akan dia gunakan untuk uang saku kepada sanak famili seperti tradisi lebaran setiap tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X