Terduga Teroris yang Ditangkap di Grobogan Sering Tawarkan Baju Gamis Online ke Tetangga

Kompas.com - 14/05/2019, 21:13 WIB
Suasana rumah kontrakan terduga teroris berinisial AH (26) di RT 2 RW 3, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan, Selasa (14/5/2019) KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOSuasana rumah kontrakan terduga teroris berinisial AH (26) di RT 2 RW 3, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan, Selasa (14/5/2019)

GROBOGAN, KOMPAS.com - AH (26), terduga teroris yang diamankan Densus 88 Anti Teror di rumah kontrakannya di RT 2 RW 3, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan, adalah seorang pekerja serabutan.

Selain berjualan baju gamis di media sosial, AH yang tercatat sebagai warga Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jateng juga menerima servis barang elektronik.

Sudah empat bulan AH menetap di rumah kontrakan kecil di gang sempit beserta istri dan anaknya yang berusia enam bulan itu. Rumah papan kayu bercat biru, beralasakan lantai jadul itu disewanya Rp 3,5 juta untuk satu tahun.

"AH aktif ikut kumpulan warga. Sering nawar-nawarin baju gamis yang dijualnya online. Terima jasa servis elektronik juga," kata Ketua RT 02, Dusun Kemantren, Desa Godong, Lilik Marsudi saat ditemui Kompas.com, di lokasi, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Grobogan Dekat dengan Warga dan Ikut Arisan

Dijelaskan Lilik, sebagai warga pendatang, AH begitu cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Begitu juga dengan istri AH yang berprofesi sebagai pengajar agama di salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Dempet, Demak, Jateng.

"Keluarga ini meninggalkan kesan yang baik dengan warga. Kalau bekerja istrinya diantar sendiri mengendarai motor, terkadang dijemput temannya sesama guru agama di Ponpes. Kami tak menyangka aja AH sampai ditangkap Densus 88," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa.

Baca juga: Densus 88 Antiteror Amankan Terduga Teroris di Grobogan

Terduga teroris berinisial AH (26) diamankan di rumah kontrakannya di RT 02 RW 03, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, AH yang tercatat sebagai warga Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jateng tinggal di rumah yang ia sewa itu bersama istri dan seorang anaknya yang berumur enam bulan.

Kapolres Grobogan, AKBP Choiron El Atiq, membenarkan penangkapan seorang terduga teroris oleh Densus 88 Anti Teror di wilayah hukumnya tersebut.

Hanya saja, sambung dia, Polres Grobogan tidak mengetahui secara detail seputar penangkapan terduga teroris tersebut.

"Iya benar ada penangkapan terduga teroris. Namun, kami prinsipnya hanya mem-backup. Selebihnya kewenangan Densus 88 Anti Teror," terang Choiron saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel.

Ketua RT 2, Dusun Kemantren, Desa Godong, Lilik Marsudi, menyampaikan, AH diamankan oleh tim Densus 88 Anti Teror pada dini hari sekitar pukul 04.10 WIB. AH, kata dia, ditangkap oleh beberapa orang berseragam Densus 88 Anti Teror saat berada di luar rumah kontrakannya.

"Ditangkap usai sahur menjelang subuh. Kami juga tak menyangka. Setelah ditangkap dimasukin mobil lalu dibawa pergi," kata Lilik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Regional
BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

Regional
Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Regional
8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

Regional
Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Regional
Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Regional
Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Regional
Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Regional
Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Regional
Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Regional
PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

Regional
Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Regional
Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Regional
1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X