Terduga Teroris yang Ditangkap di Grobogan Dekat dengan Warga dan Ikut Arisan

Kompas.com - 14/05/2019, 20:18 WIB
Suasana rumah kontrakan terduga teroris berinisial AH (26) di RT 002 RW 003, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan, Selasa (14/5/2019) KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOSuasana rumah kontrakan terduga teroris berinisial AH (26) di RT 002 RW 003, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan, Selasa (14/5/2019)

GROBOGAN, KOMPAS.com - Penangkapan terduga teroris berinisial AH (26) oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di rumah kontrakannya di RT 002 RW 003, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan, Jawa Tengah, mengejutkan warga setempat.

Hal ini lantaran AH yang tercatat sebagai warga Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jateng itu, dikenal berkepribadian baik.

Selain aktif dalam kegiatan desa, AH juga sering menyempatkan diri berkumpul santun dengan para tetangga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, AH selama ini tinggal di rumah kontrakan beserta istri dan seorang anaknya yang masih berusia 6 bulan.

Baca juga: Densus 88 Antiteror Amankan Terduga Teroris di Grobogan

 

Rumah kecil bercat biru beralaskan lantai jadul itu berlokasi di gang sempit. Untuk kendaraan roda dua masih bisa melintas di gang setapak itu, namun tidak untuk kendaraan roda empat.

"Orangnya baik dan sopan. Sering kumpul-kumpul dan ikut arisan juga. Mengobrol biasa saja, tidak ada yang aneh. Kami semua kaget dong saat AH menjadi terduga teroris. Kalau sholat rajin ke masjid tak pernah telad. Biasanya naik motor saat ke masjid karena cukup jauh," terang Ketua RT 002, Dusun Kemantren, Desa Godong, Lilik Marsudi, saat ditemui Kompas.com.

Untuk diketahui, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Densus 88 Tangkap Penjual Kacamata di Pasar Sayur Madiun

Terduga teroris berinisial AH (26) diamankan di rumah kontrakannya di RT 002 RW 003, Dusun Kemantren, Desa Godong, Kecamatan Godong, Grobogan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, AH yang tercatat sebagai warga Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jateng tinggal di rumah yang ia sewa itu bersama istri dan seorang anaknya yang berumur 6 bulan.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq membenarkan penangkapan seorang terduga teroris oleh Densus 88 Anti Teror di wilayah hukumnya tersebut.

Hanya saja, sambung dia, Polres Grobogan tidak mengetahui secara detail seputar penangkapan terduga teroris tersebut.

Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris Rafli di Bekasi

"Iya benar ada penangkapan terduga teroris, namun kami prinsipnya hanya memback-up. Selebihnya kewenangan Densus 88 Anti Teror," terang Choiron saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel.

Ketua RT 002, Dusun Kemantren, Desa Godong, Lilik Marsudi menyampaikan, AH diamankan oleh tim Densus 88 Anti Teror pada dinihari sekitar pukul 04.10 WIB. AH, kata dia, ditangkap oleh beberapa orang berseragam Densus 88 Anti Teror saat berada di luar rumah kontrakannya.

"Ditangkap usai sahur menjelang subuh. Kami juga tak menyangka. Setelah ditangkap dimasukin mobil lalu dibawa pergi," kata Lilik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X