Viral, Kakek Penjual Rokok Jadi Korban Penipuan Uang Palsu Rp 400.000

Kompas.com - 14/05/2019, 19:57 WIB
Kapolsek Jebres Kompol Juliana dan kakek bernama Suroso (92) yang menjadi korban penipuan uang palsu di Jalan Juanda Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019). InstagramKapolsek Jebres Kompol Juliana dan kakek bernama Suroso (92) yang menjadi korban penipuan uang palsu di Jalan Juanda Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Seorang kakek penjual rokok di Kawasan Jalan Juanda Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, viral di media sosial karena menjadi korban penipuan uang palsu.

Video kakek itu diunggah di akun Instagram @_infocegatansolo, Selasa (14/5/2019). Video berdurasi 53 detik itu diunggah sekitar pukul 14.00 WIB dan sudah ditonton sebanyak 29 ribu kali hingga pukul 18.20 WIB.

Kakek berkaus putih lengan pendek itu memperlihatkan empat lembar uang kertas pecahan Rp 100.000 palsu didampingi Kapolsek Jebres Kompol Juliana.

Oleh Kompol Juliana uang kertas pecahan Rp 100.000 berjumlah Rp 400.000 milik kakek tersebut digantinya dengan uang asli.

"Karena uang ini palsu saya ganti yang asli," kata Kompol Juliana dalam video tersebut.

Baca juga: Belanja Pakai Uang Palsu, Pemuda Asal Jombang Diamankan Polisi

Berdasarkan penelusuran, kakek yang ada di video viral itu bernama Suroso (92), warga Pucangsawit RT 006, RW 010 Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Sehari-hari ia berjualan rokok, aneka makanan dan minuman ringan menggunakan gerobak dorongnya. ditemani istrinya, Parjinem (83).

Suroso menceritakan kejadian yang dialaminya tersebut bermula saat ada mobil berhenti di depan gerobak berdagangnya.

Ketika mobil itu berhenti, keluar seorang pemuda usianya sekitar 25 tahun yang membeli 14 rokok berbagai jenis dengan total Rp 240.000. Sementara itu di dalam mobil ada seorang perempuan sebaya.

Baca juga: Polisi Amankan Uang Palsu Rp 4,6 Miliar dari Rumah Kontrakan di Sleman

Pemuda itu menyerahkan uang sebanyak Rp 300.000 kepada Suroso dengan pecahan uang kertas Rp 100.000. Suroso kemudian memberikan uang kembalian kepada pemuda itu Rp 60.000.

Pemuda itu juga menukarkan uang Rp 100.000 dengan pecahan Rp.50.000 pada Suroso.

Total uang yang diterima Suroso Rp 400.000. Ia baru menyadari uang itu palsu setelah pemuda itu pergi.

"Saya sudah tiga kali tertipu uang palsu," katanya.

Baca juga: Pria Ini Diciduk Polisi karena Mengaku Bisa Ubah Uang Palsu Jadi Asli

Sementara itu Kapolsek Jebres Kompol Juliana mengatakan, telah meminta keterangan Suroso terkait uang palsu yang diterimanya dari pembeli rokok. Bahkan, dirinya mengganti uang palsu milik Suroso tersebut dengan uang asli.

"Uang palsunya kita ambil sebagai barang bukti," jelas Kompol Juliana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X