Pria Ini Diciduk Polisi karena Mengaku Bisa Ubah Uang Palsu Jadi Asli

Kompas.com - 09/03/2019, 14:15 WIB
Kasatreskrim Polres Kendal AKP Nanung Nugroho saat memperlihatkan barang bukti uang palsu saat gelar perkara di mapolres Kendal, Sabtu (9/3/2019). KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINKasatreskrim Polres Kendal AKP Nanung Nugroho saat memperlihatkan barang bukti uang palsu saat gelar perkara di mapolres Kendal, Sabtu (9/3/2019).

KENDAL, KOMPAS.com — Seorang pria bernama N (69) mengaku bisa mengubah uang palsu jadi uang asli. Warga yang curiga atas ulah N melaporkan pria asal Ngampel, Kendal, Jawa Tengah ini ke polisi.

Di depan petugas polisi, N mengaku dirinya masuk dalam kelompok pegedar uang palsu. Ia bertugas mengubah uang palsu menjadi uang asli.

Caranya, dengan memendam uang palsu tersebut selama dua hari. Lalu uang yang dipendam itu dikasih doa.

“Insya Allah, uang palsu itu setelah dua hari bisa menjadi asli,” kata N, Sabtu (09/03/2019).

N menambahkan sebelumnya ia belum pernah melakukan pekerjaan seperti itu. Dirinya tertarik mencoba melakukan pekerjaan itu karena coba-coba.

Baca juga: Pemilik Percetakan di Kulon Progo Cetak Uang Palsu Mirip Seperti Asli

N diduga telah bersekongkol dengan I (23), S (51), JY(53), ketiganya warga Semarang, untuk mengedarkan uang palsu.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Nanung Nugroho saat gelar perkara di Mapolres Kendal, Sabtu, mengatakan pihaknya berhasil menangkap para pelaku karena laporan dari warga.

“Ada warga yang melaporkan ke kami bahwa N menyimpan uang palsu. Lalu kami tangkap dan melakukan pengembangan,” ujarnya.

Dari pengembangan kasus tersebut, tambah Nanung, pihaknya berhasil menangkap I, S, dan JY di rumah masing-masing.

Setelah semuanya dimintai keterangan, ternyata uang yang disimpan di rumah N berasal dari I. Menurut pengakuan I, ia disuruh S untuk mengantar uang palsu itu ke N yang dikatakan bisa mengubah uang palsu itu menjadi asli.

“JY kami tangkap karena ia juga menyimpan uang palsu,” katanya.

Baca juga: Hanya Bedakan Uang dari Warna, Mbah Rupi Tertipu Pengedar Uang Palsu

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita pecahan uang palsu Rp 100.000 sebanyak 377 lembar dan uang Rp 50.000 sebanyak empat lembar.

Akibat perbuatannya, N dan teman-temannya diancam UU No 7 Tahun 2011 tentang mata uang. “Dengan hukuman penjara selama lamanya 10 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X