Delapan Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor di Bogor, Dua Tewas

Kompas.com - 14/05/2019, 05:57 WIB
Kepolisian beserta sejumlah warga melakukan pencarian korban tanah longsor di wilayah pertambangan emas PT Aneka Tambang (Antam), Gunung Pongkor, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Senin (13/5/2019)Dokumentasi Polres Bogor. Kepolisian beserta sejumlah warga melakukan pencarian korban tanah longsor di wilayah pertambangan emas PT Aneka Tambang (Antam), Gunung Pongkor, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Senin (13/5/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah penambang emas ilegal alias gurandil tertimbun longsor di wilayah pertambangan emas PT Aneka Tambang ( Antam), Gunung Pongkor, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Tanah longsor terjadi pada Minggu (12/5/2019) malam, diduga karena struktur tanah yang labil ditambah guyuran hujan deras disertai petir menerpa kawasan tersebut.

Tanah longsor setinggi 110 meter dan lebar 70 meter itu bercampur bebatuan jatuh menimpa saung tempat gurandil beristirahat.

Baca juga: Usai Dipenjara 5 Bulan, 1 Warga Jepang Penambang Emas Ilegal di Nabire Dideportasi

Setidaknya ada delapan penambang ilegal yang tertimpa longsor. Dua dinyatakan tewas sedangkan enam lainnya selamat.

Kepala Kepolisian Sektor Nanggung Ajun Komisaris Asep Saefudin mengatakan, pada saat kejadian korban sedang melakukan kegiatannya di lokasi tersebut.

Usai dilakukan pencarian, Asep memastikan bahwa korban longsor merupakan penduduk sekitar yang juga berprofesi sebagai penambang emas ilegal.

Baca juga: Dua Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor

"Iya ada delapan, dua meninggal enam selamat, rata-rata warga Bogor," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (13/5/2019) malam.

Dua korban tewas yaitu Yudi (30) dan Habib (49) dan yang selamat DD (25), DK (18), ND (45), IW (40), P (35) dan PL (25).

Polres Bogor bersama dengan Koramil dan dibantu oleh masyarakat sekitar sempat menghentikan pencarian korban karena lokasi longsor sangat curam berada di lereng kaki gunung.



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X