Selisih 2 Suara, Rekapitulasi Penghitungan Suara di Sumatera Barat Molor

Kompas.com - 12/05/2019, 16:59 WIB
Komisioner KPU Lima Puluh Kota, Amfreizer bersama rekannya saat rekapitulasi suara, Mingu (12/5/2019) Kompas.com/PERDANA PUTRAKomisioner KPU Lima Puluh Kota, Amfreizer bersama rekannya saat rekapitulasi suara, Mingu (12/5/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Pleno rekapitulasi suara Pemilu KPU Sumatera Barat sempat molor dua hari dari jadwal yang ditetapkan.

Salah satu penyebabnya karena ketidakcocokan jumlah pengguna hak pilih saat Pemilu tanggal 17 April dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanggal 27 April di Kabupaten Limapuluh Kota.

Pengguna hak pilih pada 17 April di Kecamatan Luak tercatat 15.417, sedangkan pada PSU tercatat 15.377, sehingga ada perbedaan 40 suara.

Baca juga: Penghitungan Suara Pemilu 2019 di Jakarta Utara dan Jakarta Timur Belum Rampung

"Sementara setelah dicek ada perbedaan 42 suara di TPS 14 Nagari Sungai Kamuyang, Luak saat Pemilu 17 April dengan PSU 27 April, sehingga ada perbedaan dua suara," kata Komisioner KPU Limapuluh Kota Amfreizer kepada Kompas.com, di sela-sela rapat pleno KPU Sumbar di Hotel Pangeran Padang, Sumatera Barat, Minggu (12/5/2019). 

Akibat adanya perbedaan dua suara tersebut, rekapitulasi suara untuk KPU Limapuluh Kota sempat ditunda hingga tiga kali karena tidak ditemuinya kecocokan data pengguna hak pilih.

"Hari Jumat lalu kami menyampaikan rekapitulasi, akhirnya baru sekarang bisa selesai," ujarnya. 

Baca juga: Gubernur Jateng Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2019 yang Berjalan Damai

Setelah dilakukan penyandingan C-1 atau daftar hadir, akhirnya ditemukan selisih dua suara tersebut. 

"Selama dua hari, kami cari penyebab selisih suara itu. Akhirnya diketahui karena dua pemilih tambahan tidak hadir saat PSU," kata Amfreizer. 

Sebelumnya, rapat pleno KPU Sumatera Barat tentang rekapitulasi suara Pemilu 2019 kembali molor akibat belum cocoknya data pemilih Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh.

Baca juga: Fraksi Partai Golkar Tolak Pembentukan Pansus Pemilu 2019

Rekapitulasi yang berlangsung hingga Minggu (12/5/2019) dini hari pukul 03.00 terpaksa ditunda hingga pukul 13.00. 

Ia mengatakan, masih ada dua dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang belum menyelesaikan rekapitulasi. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X