Emma, Calon DPD RI yang Kalahkan Suara Jokowi-Ma'ruf di Sumatera Barat

Kompas.com - 12/05/2019, 12:22 WIB
Emma Yohanna (Dok Pribadi)Kompas.com/PERDANA PUTRA Emma Yohanna (Dok Pribadi)

PADANG, KOMPAS.com - Perolehan suara calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal daerah pemilihan Sumatera Barat, Emma Yohanna sangat mengejutkan.

Berdasarkan rekapitulasi suara yang dilakukan KPU Sumbar, Minggu (12/5/2019), Emma Yohanna meraih suara terbanyak untuk calon DPD RI asal Sumbar dengan 531.104 suara

Bahkan suara yang ia peroleh mengalahkan suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomer urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sumbar yang mendapatkan 407.761 suara.

Baca juga: Raup 2,26 Juta Suara, La Nyalla Lolos Jadi Anggota DPD dari Jatim

Incumbent DPD RI dua periode berturut-turut ini, unggul lebih dari 20 persen suara atas Jokowi-Ma"ruf Amin di Sumatera Barat.

"Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Sumbar yang memberikan amanah kepada saya sebagai senator dari daerah ini," ujar Emma yang dihubungi Kompas.com, Minggu (12/5/2019).

Jumlah perolehan suara Emma meningkat tajam dibandingkan pada Pemilu 2014 lalu. Saat itu, Emma hanya mendapatkan 314.053 suara. Sedangkan di Pemilu 2009, Emma mendapatkan 203.587 suara.

"Ini adalah kepercayaan yang ketiga bagi saya untuk duduk di DPD RI. Saya bertekad memberikan yang terbaik bagi Sumbar di tingkat nasional," katanya.

Emma mengatakan perolehan suara yang diraihnya tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat kepada dirinya.

Baca juga: MK Nyatakan Tak Berwenang Adili Sengketa Pimpinan DPD antara Hemas dan OSO

Menjabat dua periode sebagai DPD RI, memberikan pengalaman bagi dirinya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumbar di nasional.

Ia mengatakan, semua kabupaten dan kota di Sumbar telah dikunjunginya dalam rangka menyerap aspirasi rakyat. Emma pun tidak jarang turun ke pelosok-pelosok daerah guna melihat dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat.

"Bagi saya, kuncinya adalah mendengarkan aspirasi masyarakat. Sebagai wakil mereka di DPD RI, saya harus mendengarkan dan memperjuangkan nasib mereka," kata Emma.



Terkini Lainnya


Close Ads X