Raup 2,26 Juta Suara, La Nyalla Lolos Jadi Anggota DPD dari Jatim

Kompas.com - 11/05/2019, 20:34 WIB
La Nyalla Matalitti KOMPAS.com/Achmad FaizalLa Nyalla Matalitti

SURABAYA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Matalitti, dipastikan lolos menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD). La Nyalla melenggang ke Senayan setelah mengantongi 2,26 juta suara masyarakat Jawa Timur.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur itu meraih suara terbanyak kedua, di bawah mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pasuruan, Evi Zainal Abidin, dengan 2,4 juta suara.

Adapun posisi ketiga diraih calon petahana Ahmad Nawardi dengan 1,4 juta suara, dan di urutan keempat Adilla Azis dengan 1,3 juta suara. Keempatnya lolos menjadi anggota DPD dari Jawa Timur.

Rohmad Amrullah, Koordinator Relawan La Nyalla, mengatakan bahwa La Nyalla lolos karena memiliki jaringan dan relasi politik yang sudah mengakar di Jawa Timur.


Baca juga: La Nyalla Raih 100 Ribu Lebih Suara di Pamekasan

"La Nyalla bukan hanya populer saat pemilu. Beliau sudah sering hadir di tengah masyarakat di berbagai golongan untuk melakukan advokasi kepentingan umum dan bukan karena politik uang," kata Rohmad.

Salah satu program utama yang akan diperkuat La Nyalla, kata Rohmad, adalah penguatan ekonomi rakyat berskala kecil dan mikro di Jawa Timur.

"Sebagai anggota DPD, La Nyalla berjanji akan menyinergikan program itu dengan berbagai pemangku kepentingan," pungkasnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X